Bravo 5 All Out Menangkan Azizah di Pilkada Tangsel
TANGSEL — Bekal Siti Nur Azizah untuk bertarung di Pemilihan Walikota Tangerang Selatan, terus bertambah. Dukungan demi dukungan mengalir untuk putri Wakil Presiden RI, Kiai Ma’ruf Amin tersebut. Terbaru, dukungan datang dari Ormas Perhimpunan Bravo 5. Nur Azizah dan timnya diterima jajaran pengurus di Marc Hotel, Pasar Baru, Selasa, 7 Januari. Nur Azizah menyampaikan berbagai program yang akan dijalankan jika terpilih memimpin Tangsel nantinya. Termasuk visi misi menjadikan daerah tersebut lebih maju, religius, dan modern. “Tangsel sudah memiliki modal untuk dikenal dunia dan jadi lebih modern," ujarnya. Sosok Nur Azizah mampu meyakinkan Bravo 5 untuk memberikan dukungan penuh di Pilkada Tangsel mendatang. Mereka siap all out memenangkan istri politisi NasDem, Rapsel Ali tersebut. Apalagi, Nur Azizah bukan sosok asing bagi ormas yang sudah dibentuk sejak 2009 ini. Dia merupakan salah satu pembina di organisasi yang digagas oleh Letnan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ini. “Secara pribadi saya sudah mengenal Azizah. Pribadi rendah hati yang mau turun ke bawah. Bahkan dengan status putri wapres, tak ada yang berubah. Mau menyapa siapapun tanpa melihat status sosial. Sentuhan keibuannya sangat dibutuhkan Tangsel,” jelas Sekjen Bravo 5, Letjen (Purn) Suaidi Marasabessy. Untuk memenangkan Azizah, menurut Suaidi, Perhimpunan Bravo 5 tetap mengandalkan relawan mereka di pilpres lalu. Apalagi, hasil Pilpres 2019 mereka mampu memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Tangsel. “Soliditas anggota kami tetap terjaga. Program berjalan termasuk pembinaan rohani masyarakat Tangsel. Mereka akan kembali dilibatkan untuk memenangkan Nur Azizah,” terang Suaidi. Untuk diketahui, Bravo 5 adalah komunitas yang dibentuk oleh beberapa purnawirawan jenderal TNI yang ingin mendukung kerja Jokowi-Ma’ruf pada periode kedua, setelah sebelumnya mendukung di pemilihan presiden. Sebelum Bravo 5, dukungan untuk Azizah juga datang dari Ketua Umum PB NU, Said Aqil Siroj, sesepuh Partai Golkar, Akbar Tanjung, hingga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.