PLN Manakarra Waspadai Gangguan Listrik Akibat Cuaca
MAMUJU - PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manakarra mewaspadai potensi timbulnya gangguan jaringan listrik yang diakibatkan pohon tumbang, khususnya pada musim hujan.
Manager PLN ULP Manakarra Amiruddin mengatakan, berbagai upaya dilakukan agar pasokan listrik tetap maksimal di musim penghujan, seperti pemantauan dan pemeliharaan aset PLN.
Hal tersebut, lanjut Amiruddin, penting dilakukan mengingat belakangan sudah banyak kejadian pohon tumbang yang menimpa jaringan-jaringan listrik disejumlah wilayah di Indonesia.
"Tim kami juga siap siaga 1 kali 24 jam, melayani pengaduan pelanggan yang terkena gangguan listrik seperti padam," kata Amiruddin, saat dihubungi via telepon, Minggu 5 Januari.
Menurut Amiruddin, sudah ada beberapa lokasi di wilayah PLN ULP Makanarra yang terkena dampak longsor dan pohon tumbang. Seperti di Desa Kuo Kecamatan Pangale, Kelurahan Sinyonyoi Kecamatan Kalukku, dan Kelurahan Galung Kecamatan Tapalang.
"Aset PLN berupa gardu terus dipantau dan diperiksa untuk mengatisipasi adanya kerusakan. Ranting pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik juga dipangkas," jelas Amiruddin.
Amiruddin menegaskan, terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Penanggulangam Bencana Daerah (BPBD) Mamuju untuk mendapatkan informasi mengenai prakiraan cuaca. Serta mempersiapkan pelayanan maksimal bagi warga.
"Kami juga terus memantau kondisi cuaca melalui melalui media," pungkas Amiruddin (idr)