Kakek Pengayuh Ontel Ditemukan MembusuK
MANGGAR - Warga Desa Mekar Jaya Kecamatan Manggar Belitung Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang sudah mulai membusuk. Penemuan ini berlokasi di rumah tua milik Lam Khim Phin, RT 04/02 Dusun Numpang Empat, Ahad (5/1) siang kemarin.
Kepala Dusun Numpang Empat, Niwati (48), menyebutkan, mayat pertama kali diketahui oleh warga setempat yang hendak mencari buah mangga di belakang warung lamongan, Numpang Empat.
"Sekitar jam 2 siang tadi, Sahalan mencari mangga di sekitar rumah itu. Terus, dia mencium bau menyengat, dicek ke rumah itu, eh ternyata mayat kakek itu. Terus dia sampaikan ke warga sekitar, barulah ramai warga berdatangan," terang Niwati kepada Belitong Ekspres.
Kemudian, temuan tersebut dilaporkan ke Polisi. Tim Identifikasi Polres Beltim yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Beltim Kompol Aan Hadi, langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat tersebut ke kamar jenazah RSUD Beltim, untuk dilakukan visum.
Evakuasi sempat kesulitan, karena kondisi rumah terkunci dari dalam, dan kondisi mayat yang mulai membusuk. Selain itu, di tempat tergeletaknya mayat dipenuhi tumpukan sampah botol mineral bekas, pengap dan gelap.
Setelah diketahui kemudian, ternyata sesosok mayat tersebut yakni kakek pengayuh sepeda ontel, yang kesehariannya mengumpulkan bekas botol mineral. Kakek ini seringkali disapa dengan panggilan Pak Amat.
Warga kesulitan mendapatkan identitas asli kakek berusia sekitar 70 tahun tersebut. Sebab, selama ini, sosok kakek dikenal sebagai orang yang super irit bicara. Pak Amat hidup berpindah-pindah dan hanya sebatangkara. (dny)