Belasan Rumah di Desa Mulyoharjo Terancam Longsor

Ilustrasi longsor

PAGERBARANG – Belasan rumah warga di Desa Mulyoharjo Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal terancam longsor. Hal itu karena tebing di Induk Kali Krupak dan Bendungan Pagerwangi kondisinya sangat kritis. Warga di lokasi sudah ketar-ketir jika terjadi longsor.

“Warga sudah ketakutan. Terlebih saat ini musim hujan,” kata Kepala Desa Mulyoharjo Abdul Basir, (1/1).

Dia menjelaskan, rumah yang terancam longsor berada di wilayah RW 1. Jumlahnya 4 rumah. Sedangkan di RW 2 sebanyak 10 rumah. Warga juga cemas jika terjadi banjir bandang. Hal itu bisa terjadi saat Kali Krupak membludak. Saat ini, Kali Krupak dalam kondisi dangkal. Sedimentasi pendangkalan itu mencapai 2,5 meter.

“Pendangkalan Kali Krupak bisa mengakibatkan banjir bandang. Ini mengancam puluhan rumah di desa kami,” cetusnya.

Selain rumah, lanjut Basir, beberapa hektare tanaman padi juga terancam rusak jika terjadi banjir bandang. Sebelum itu terjadi, dia berharap supaya dinas terkait melakukan normalisasi di Kali Krupak dan Bendungan Pagerwangi. Dirinya tak menampik, belum lama ini Dinas Pekerjaan Umum Bidang Pengairan telah melakukan normalisasi di Kali Krupak.

“Tetapi baru di saluran sekunder Dukuhrandu atau di pintu Kali Krupak saja. Belum sampai pada induk sungainya. Padahal ini mengancam keselamatan warga kalau tidak secepatnya dinormalisasi,” ungkapnya.

Dia juga berharap, dinas terkait segera memperbaiki talut yang ambruk di sekitar sungai tersebut.

“Ada talut yang ambruk, tapi belum diperbaiki,” tukasnya.

(yer/ima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here