116 Pejabat Belitung Dimutasi
TANJUNGPANDAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung, melakukan mutasi terhadap pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung.
Sumpah jabatan dipimpin Bupati Belitung Sahani Saleh dan dihadiri oleh Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Sekretariat Daerah (Sekda) H MZ Hendra Caya dan Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori, bertempat di Gedung Serbaguna, Kabupaten Belitung, Selasa (31/12).
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Belitung Saprin menyebutkan sedikitnya ada 116 nama yang dimutasi dalam periode Desember 2019. Yakni 9 pejabat eselon II , 27 pejabat eselon III, dan 80 nama menduduki jabatan di eselon IV. Sedangkan kepala dinas kesehatan, diisi oleh sekretaris sebagai pelaksana tugas.
"Jadi untuk pejabat yang dilantik hari ini, untuk eselon 2 itu ada 9 orang itu dilaksanakan berdasarkan hasil job fit pada bulan November kemarin. Sedangkan eselon 3 ada 27 orang, eselon 4 ada 80 orang," kata Saprin.
Menurut Saprin, untuk jabatan di eselon 3 kebanyakan mengisi jabatan pada OPD baru, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Selain itu, pada jabatan lainnya dilakukan proses pengukuhan pada OPD yang lama.
Dikatakan Sarfin tak hanya mutasi saja, namun ada pengukuhan beberapa OPD. Yakni BPBD, itu Dinas baru. Kemudian ada pula perubahan pada nomenklatur Dinas Sosial, Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung dan lain-lainnya. "Jadi tadi mereka dikukuhkan semuanya, menjadi nomenklatur baru, dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Sosial," ujarnya.
Selanjutnya, kata dia masih ada jabatan OPD yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt). Yaitu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belitung, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belitung dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Belitung serta Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Belitung. "Nah untuk yang lima jabatan ini, nanti akan diadakan lelang jabatan. Ya mungkin Januari atau Februari 2020, kami akan mengadakan lelang jabatan," katanya.
Sementara itu, Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) berharap dengan adanya penyempurnaan Jajaran birokrasi dan perubahan struktur organisasi di lingkungan Pemkab Belitung, roda pemerintahan akan berjalan sesuai dengan fungsi masing - masing sehingga program pemerintah akan teralisasi.
"Selama ini kan, karena jabatan tidak terisi ada terjadi ketimpangan dalam menjalankan roda pemerintah. Sehingga nanti harapannya bisa berjalan lancar segala program-program pemerintah yang telah kita susun ini akan teralisasi sebagaimana yang kita harapkan," harapnya.
Sanem pun berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas dan amanah yang diberikan dengan baik dengan harapan di Tahun 2020 Pemerintahan Di Kabupaten Belitung menjadi Pemerintahan yang clean and good governance.
"Saya menekankan jabatan yang diberikan adalah suatu amanah. Dan oleh sebab itu, jabatan hindarkan dari pemikiran perbuatan untuk mengejar pendapatan tapi berbuatlah jabatan adalah amanah untuk mendapatkan suatu amalan bagi kita," tandasnya. (dod)