Pejabat Bulog Diduga Selewengkan Raskin

MAMUJU – Polda Sulbar tengah menelisik dugaan penyelewengan penyaluran beras untuk warga miskin. Diduga melibatkan pejabat bulog. Kasubdit III Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sulbar, AKBP Musa, mengatakan, sudah ada laporan mengenai dugaan penyelewengan harga beras rastra atau raskin sejak pekan lalu.

Saat ini pihaknya tengah menyelidikinya. “Sementara pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan pengumpulan data (Puldata),” katanya, Senin, 30 Desember.

Pelapor adalah Kepala Bulog Mamuju, M Yatsir.”Pihak Bulog melapor terkait dugaan korupsi dana beras tahun 2018,” kata Musa.

Kepala Kantor Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Mamuju, M Yatsir membenarkan pihaknya telah melaporkan hal itu ke Polda Sulbar. “Ada dugaan penyelewengan anggaran dana beras sekitar Rp600 juta. Itu berdasarkan hasil temuan BPK,” katanya.

Dia mengaku, laporan itu untuk menelusuri oknum internal di Bulog yang terlibat. Yatsir menduga, otak pelaku kasus ini diduga dilakukan oknum pejabat Bulog.

“Iya ada oknum pejabat yang diduga bermain dan bukan hanya satu orang,” katanya.

Meski demikan, pihaknya tidak berani menyebut siapa yang diduga terlibat. Dia menyerahkan kasus ini ke kepolisian. Namun, kata dia, modus yang dilakukan oleh oknum itu adalah membuat laporan fiktif sehingga mengakibatkan ada temuan BPK.

Yatsir berharap pengungkapan ini, bertujuan untuk membersihkan Bulog dari permainan nakal oknum. “Kita tunggu saja kinerja dari Polisi mengungkap praktik ini. Kami ingin mengebalikan kerugian negara sesuai dengan hasil audit BPK, ” ungkapnya.

(rul/dir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here