Resmi! Timnas Punya Pelatih Baru, Shin Tae-yong

JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia telah resmi memiliki pelatih baru. Ya, dia adalah Shin Tae-yong yang telah resmi ditunjuk oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi pelatih baru skuat Garuda untuk empat tahun kedepan.

Penandatangan kontrak berdurasi empat tahun antara Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan pelatih asal Korea Selatan itu dilakukan di Hall VIP, Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12) kemarin.

“Finalisasi kontrak sudah kami lakukan barusan. Pertemuan sudah dua kali dengan dia (Shin, red) dan puncaknya kemarin, Shin menyampaikan (gagasannya) kepada saya dan jajaran Exco,” ungkap Mochamad Iriawan dalam jumpa wartawan usai penandatangnan kontrak tersebut.

“Tae-yong menjadi pelatih Timnas Indonesia senior dan akan menjalankan program kerja jangka panjang dengan durasi 4 tahun. Ada klausul kenapa empat tahun,” tambah pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Meski telah mengumumkan durasi kontrak dengan Shin, namun Iwan Bule tidak membeberkan nominal kontrak mantan pelatih Korea Selatan tersebut. Akan tetapi, disebut-sebut sebelumnya oleh beberapa sumber, nilai kontrak Shin untuk menangani Timnas Indonesia cukup besar.

Disebut, nilai kontrak Tae-yong ditaksir USD 1 juta dolar (atau sekitar Rp 13,94 miliar) per tahun. Itu berdasarkan pendapatan yang dia peroleh kala menangani Timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018.

Tae-yong digaji sebesar 450 ribu euro (USD 500 ribu dolar) atau sekitar Rp 7 miliar di tahun 2018. Dengan nominal itu, Tae-menjadi pelatih timnas peserta Piala Dunia 2018 dengan gaji di urutan ke-26 dari 32 kontestan.

“Yang jelas Indonesia mampu mengontrak yang bersangkutan berapapun harganya,” ujar Iwan Bule yang juga didampingi dengan Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto dan Sekjen PSSI, Rathu Tisha Destria.

“Shin juga sampaikan tadi, soal nilai kontrak tak perlu bicara ke publik. Yang jelas, dia memilih Indonesia karena melihat Indonesia menjanjikan dengan sepakbola maju dan bagus,” sambungnya.

Saat menangani Timnas Indonesia, Shin dipastikan bakal didampingi oleh dua pelatih lokal sebagai asistennya. Akan tetapi, Iwan Bule juga enggan menyebutkan dua pelatih lokal yang bakal menampingi pelatih kelahiran Yeongdeok-gun, Korea Selatan tersebut.

“Dia membawa staf kepelatihan dari Korea Selatan sekitar empat orang. Namun, dia juga akan didampingi oleh pelatih lokal. Akan tetapi, untuk pelatih lokal itu, kami belum bisa menyebutkannya,” tuturnya.

Menariknya di Indonesia, Shin tidak hanya akan menangani Timnas Indonesia senior saja, Ia juga bakal merangkap jabatan di Timnas Indonesia U-20. Bahkan, selain itu pelatih berusia 50 tahun ini juga akan menjadi supervisi pelatih-pelatih untuk Timnas Indonesia level usia U-16 dan U-22.

“Dia melatih Timnas Indonesia senior dan U-20. Namun, dia juga ingin memantau perkembangan timnas level usia seperti U-22 dan U-16,” papar Iwan Bule.

Hal senada juga diungkapkan wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto. Menurutnya, kontrak Shin dengan PSSI adalah sebagai manajer sekaligus pelatih Timnas Indonesia senior dan U-20. Namun, Shin juga dikatakan Iwan memiliki kuasa untuk timnas U-16 dan U-22.

“Jadi statusnya, Shin merupakan pelatih Indonesa senior dan U-22. Namun, dia juga akan membantu timnas Indonesia U-16 dan U-22,” tegas Iwan Budianto.

Tugas pertama Shin di Timnas Indonesia sudah ada di depan mata. Dimana, ia diminta untuk memperbaiki Timnas Indonesia, salah satunya Timnas senior yang terseok-seok di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here