Kecewa dengan Pempus, Wakil Bupati Nduga Mundur dari Jabatan

Wakil Bupati Nduga, Wentius Nemiangge, Jokowi Nduga, Nduga Papua, Kelompok Kriminal Bersenjata

PAPUA- Wakil Bupati Kabupaten Nduga, Wentius Nemiangge menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati periode 2017-2022. Padahal masa jabatannya masih tersisa 3 tahun.

Pernyataan mundurnya Nemiangge, dia katakan di hadapan ratusan masyarakat Nduga di Bandara Kenyam, Senin (23/12/2019) siang.

Menurut Nemiangge, keputusannya untuk mundur sebagai bentuk kekecewaannya terhadap pemerintah pusat. Ia kecewa lantaran warganya, Hendrik Lokbere menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Ia menuding pemerintah pusat sebagai biang dari penembakan yang terus terjadi di Nduga Papua. Ia mengaku sering meminta kepada pemerintah untuk menarik dan menghentikan pengiriman pasukan TNI-Polri ke wilayahnya.

Bahkan, dia sudah sering menghadap kepada menteri, DPR, Panglima TNI dan Kapolri untuk menyampaikan aspirasi warganya. Namun permintaannya tak direspon.

“Sudah satu tahun terjadi seperti ini. Kami (pemerintah daerah) sudah menghadap Menteri, DPR RI, Panglima dan Kapolri meminta agar pasukan TNI-Polri yang ada di Nduga segera ditarik agar masyarakat kembali keĀ  kampung-kampung untuk beraktivitas seperti biasanya. Namun sampai hari ini permintaan kami ini tidak pernah direspons. Bahkan penembakan terhadap warga sipil terus terjadi,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Nemiangge berorasi di hadapan warganya dengan hanya mengenakan celana pendek dan sendal jepit.

Menurutnya, dia bersama Bupati, Yairus Gwijangge, merupakan perpanjangan tangan dari presiden di daerah, dan harusnya bisa didengar oleh pemerintah pusat. Namun kenyataanya sangat bertolak belakang, karena permintaan mereka tidak pernah digubris pemerintah pusat.

“Kami ini adalah perpanjangan tangan presiden di daerah, tapi sejauh ini kami tidak ada nilainya, kami tidak dihargai. Permintaan kami tidak pernah digubris oleh pemerintah pusat, lalu untuk apa kami ada? Kami hanya dijadikan boneka oleh pemerintah. Maka mulai hari ini saya meletakan jabatan saya sebagai Wakil Bupati Nduga. Dan mulai hari ini saya akan kembali menjadi masyarakat biasa,” tegasnya. (**).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here