PPATK Diminta Beberkan Nama Kepala Daerah

    JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diminta membeberkan sejumlah kepala daerah yang menempatkan dana berbentuk valuta asing ke rekening kasino di luar negeri. KPK Juga diminta segera melakukan koordinasi dengan PPATK.

    Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta PPATK segera mengungkap dugaan transaksi keuangan beberapa kepala daerah menempatkan dana berbentuk valuta asing ke rekening kasino di luar negeri. PPATK diminta tegas membeberkannya.

    “Jangan setengah-setengah mengungkap, tapi sampaikan sejelas-jelasnya dan sebut nama,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Wilayah DPW PKS Jawa Timur di Surabaya, Minggu (15/12).

    Menurut Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini, PPATK tak perlu takut untuk membeberkan data sejelas-jelasnya termasuk jika kepala daerah berasal tersebut berlatar politikus atau berasal dari partai politik tertentu.

    PPATK juga harus melakukan penelusuran di tingkat pemerintah pusat, jangan hanya di daerah.

    “Yang terpenting PPATK jangan terkesan seolah-olah sudah bekerja, padahal itu bukan hanya kepala daerah. PPATK harus menelusurinya sampai tingkat pusat, kemudian membukanya ke publik,” katanya.

    Sementara itu, Wakil Ketua KPK mengakui pihaknya akan mendalami temuan PPATK tersebut. Proses pendalaman yang dilakukan, kata dia, berupa penelusuran sumber uang yang disimpan. PPATK menemukan sejumlah uang di kasino luar negeri yang diduga hasil simpanan kepala daerah senilai Rp50 miliar.

    “Kalau itu uang pribadinya dia, kan kita harus dalami dulu sumber uang itu. Kita harus bicara predicate crime-nya juga. Kan KPK selalu masuknya predicate crimenya jelas dulu,” kata Saut di Jakarta, Minggu (15/12).

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here