Peraih Perak SEA Games Disambut

CIREBON – Nony Krystianti Andilah kembali ke Kota Cirebon usai meraih medali perak SEA Games 2019 di Filipina, pekan lalu. Pebiliar putri andalan Indonesia itu tiba di Stasiun Kejaksan pada Minggu sore (15/12) pukul 15.30 WIB. Kedatangannya disambut sejumlah pihak.

Turun dari gerbong eksekutif empat Kereta Api (KA) Argo Cheribon, Nony disambut oleh Ketua Umum KONI Kota Cirebon, Hj Wati Musilawati dan Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Tamsil Nurhamedi. Tamsil mengalungkan syal bermotif batik khas Cirebon kepada pebiliar 24 tahun tersebut.

“Kita turut bangga dan mengapresiasi. Bahwa ada atlet Kota Cirebon yang sukses mengharumkan negara di level internasional,” kata Tamsil Nurhamedi saat ditemui usai pertemuannya dengan Nony.

Nony merupakan pebiliar pertama asal Kota Udang yang berhasil tembus ke SEA Games sekaligus merebut medali perak pada perhelatan akbar tersebut. Gadis kelahiran Cirebon, 23 November 1995 tersebut berhasil melaju ke partai final nomor 9 ball double putri berpasangan dengan pebiliar putri DKI Jakarta, Fathrah Ma’sum.

Pada partai puncak yang berlangsung di Manila Hotel Tent City, 10 Desember lalu, Nony/Fathrah dikalahkan ganda putri amdalan tuan rumah Filipina, Chezka Centeno dan Rubilen Amit. Sebelumnya pada babak semifinal, ganda putri andalan Indonesia itu mengalahkan wakil Singapura, Singapura, Jessica Tan Hui Ming dan Suvene Ng Yi Huai.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya bermain di SEA Games. Bisa membela nama bangsa sekaligus meraih medali perak pada perhelatan itu tentu sangat membanggakan. Alhamdulillah, jalan saya cukup dimudahkan sehingga bisa menembus babak final,” kata Nony.

Sebelum berlaga pada nomor 9 ball double putri, Nony bertanding pada nomor 10 ball single putri. Sayang, di nomor perorangan itu pebiliar berparas cantik ini gagal meraih hasil maksimal. Nony dikalahkan pebiliar Myanmar, Thandar Maung pada babak delapan besar usai melakoni duel sengit yang berakhir dengan skor 6-7.

“Setelah kekalahan di nomor single saya memgambil banyak pelajaran dan mencoba lebih maksimal lagi di nomor double. Bagan pertandingan pada nomor double putri juga sedikit menguntungkan. Kami tidak bertemua wakil tuan rumah di babak-babak awal,” tuturnya.

Atas prestasinya tersebut, Nony mendapatkan guyuran bonus. Pemerintah pusat sendiri mengganjar bonus Rp240 juta bagi para atlet peraih medali perak SEA Games 2019 dari nomor pertandingan ganda. Nah, KONI Kota Cirebon tak mau ketinggalan memberikan reward.

Meski tidak menyebutnya secara rinci namun, Ketua Umum KONI Kota Udang, Hj Wati Musilawati memastikan pemberian reward bagi salah atlet kebanggaannya itu. “Tentu sudah kami siapkan (reward). Kami juga mengucapkan terimakasih kepada PT KAI Daop 3 Cirebon yang ikut mengapresiasi prestasi Nony dan bersedia memfasilitasi sesuai kapasitas PT KAI,” ujarnya.

(ttr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here