Timnas U-23: Dapat Perak, Bonus Tetap Cair

Tim nasional U-22 Indonesia berhasil merebut puncak klasemen Grup B SEA Games 2019 dari Vietnam usai menundukkan Singapura dengan skor 2-0 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Kamis (28/11/2019). Foto: PSSI for FIN

JAKARTA – Meski Timnas Indonesia U-23 gagal meraih medali emas, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dipastikan bakal tetap memberikan bonus kepada seluruh skuat Garuda Muda.

Sebelumnya, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan gagal meraih medali emas pada SEA Games 2019 ini usai dikalahkan Vietnam dengan skor 0-3. Kekalahan itu membuat Timnas Indonesia U-23 harus puas dengan hanya mendapat medali perak.

Meski hal tersebut bukanlah pencapaian yang diinginkan oleh PSSI. Namun, induk sepak bola Indonesia itu tetap memberikan apresiasi berupa bonus kepada anak asuh Indra Sjafri tersebut.

Bonus yang diberikan PSSI itu diluar bonus yang bakal diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada atlet peraih medali SEA Games.

Berdasarkan surat keputusan Menpora nomor 64 tahun 2019, masing-masing pemain akan menerima bonus sebesar Rp 50 juta. Sementara Indra Sjafri akan menerima Rp 65 juta, dan asistennya akan menerima Rp 40 juta.

Pemberian bonus yang bakal diberikan PSSI itu diungkapkan langsung Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dalam acara syukuran untuk Timnas Idonesia U-23 pada SEA Games 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (12/12) kemarin.

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, hal ini sebagai wujud apresiasi kepada seluruh anggota tim atas karena pencapaian yang lebih baik dari SEA Games dua tahun sebelumnya.

Ya, raihan perak tentu lebih baik dibanding SEA Games 2017 di Malaysia, dimana pada saat itu tim Merah Putih hanya mampu meraih perunggu. “Untuk bonus, sudah pasti ada. Besar kecilnya nanti kita bicarakan. Dari pertama kita memang akan memberikan kepada mereka yang terbaik,” ujar Iwan Bule kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (12/12) kemarin.

“Kita sangat bersyukur, dari pertandingan awal di babak penyisihan, kita berhasil lolos ke semifinal dan ke final. Tentunya kita ingin meraih kemenangan di setiap laga, namun bola itu kan bundar. Yang pasti, anak-anak sudah bermain dengan baik,” tambahnya.

Dalam acara syukuran yang juga dihadiri para pengurus PSSI, Iwan Bule tak bosan-bosan memberikan pujian terhadap permainan skuat Garuda Muda yang dinilainya sangat baik. “Hari ini kami bersama seluruh personel Timnas U-22 maupun PSSI mengadakan pertemuan untuk konsolidasi. Alhamdulillah semua pemain sehat, terkecuali Evan Dimas yang akan melakukan tindakan medis nantinya (akibat cedera di laga final),” katanya.

Perhatian khusus yang diberikan PSSI yang baru satu bulan lebih dikomandoi oleh Mochamad Iriawan ini membuat sang pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri sangat senang dan bangga. Pelaith berkumis tebal itu-pun berharap di SEA Games selanjutnya, Indonesia bisa meraih medali emas, mengingat beberapa pemain yang kini memperkuat skuat Garuda Muda bisa kembali memebela Indonesia di SEA Games 2021 nanti. “Ketum PSSI bilang sangat berterima kasih atas upaya dan proses pembentukan tim SEA Games yang hasilnya menurut beliau cukup puas, serta lebih baik dari tahun lalu. Dan juga enam tahun terakhir belum pernah mendapatkan perak, dan kita mengucapkan syukur atas prestasi tersebut,” ujar Indra.

“Saya juga melaporkan bahwa tim ini hampir 50 persen sekitar 10 orang itu masih bisa untuk SEA Games yang akan datang. Bahkan, ada satu pemain yakni Witan Sulaeman masih bisa ikut dua kali SEA Games lagi. Jadi suatu hal yang menunjukan bahwa pembinaan usia muda kita berjalan mulai ke arah yang benar dan bagus,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here