Sekretariat Garuda Kibarkan Bendera Perdamaian

    FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

    JAKARTA – Menyikapi pemberitaan yang saat ini beredar terkait dengan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk Sekretariat Bersama (Sekber) yang terdiri dari Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan lkatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) dengan ini menyampaikan pernyataan sikap.

    Seperti kita ketahui PT Garuda Indonesia menghadapi berbagai kisruh mulai dari skandal penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton, hingga isu miring tentang manajemen internal Garuda melalui salah satu akun media sosial seperti @digeeembok.

    Kabar tak sedap mulai dari praktik prostitusi hingga isu-isu cuci uang yang meneyeret beberapa nama termasuk dari kalangan karyawan Garuda Indonesia itu sendiri.

    Tak ingin mengurai persoalan yang semakin kusut ini, tiga sekretariat Garuda Indonesia (Sekarga, APG, dan Ikagi) menggelar konferensi pers.

    “Dalam tubuh Garuda Indonesia ada 3 sekretariat dan hari ini hadir semua,” kata Tomy Tampatty di Jakarta, Kamis (12/12).

    Tomy menegaskan, bahwa Sekretariat Bersama (Sekber), menunjukkan bahwa karyawan Garuda Indonesia dalam keadaan solid. Dia meminta, pihak-pihak yang bertentangan termasuk dalam tubuh manajemen Garuda Indonesia menyudahi konflik.

    Ia juga menanggapi cuitan-cuitan miring yang viral di publik. Dia meminta hal itu disudahi lantaran hal itu berdampak buruk pada citra Garuda Indonesia yang merupakan maskapai milik negara. “Terkait dengan cuitan-cuitan seperti itu kami harapkan marilah kita lihat Garudanya. Karena itu berdampak ke reputasi Garudanya,” tuturnya.

    Pada kesempatan yang sama Capten Bintang Hardiono, Presiden APG memaparkan beberapa hal penting dalam menyambut Natal dan Tahun Baru.

    Pertama Sekber menyampaikan dan mengajak seluruh karyawan agar bersatu dan menghilangkan semua perbedaan, silang pendapat, dan menghentikan semua perdebatan yang tidak perlu, serta menyerahkan semua proses kepada aparat penegak hukum dan pemerintah selaku pemegang saham.

    “Kedua, Sekber mendukung penuh Manajemen Garuda Indonesia yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah untuk tetap terus menjalankan operasional dan layanan Garuda Indonesia sebaik-baiknya dan mempersiapkan RUPS pada 22 Januari 2020,” kata Hardiono.

    Poin ketiga yang ingin disampaikan adalah, Sekber bersama-sama seluruh Karyawan Garuda Indonesia tetap berkomitmen akan memberikan layanan terbaik dan menjaga operasional dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.

    “Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan dan selalu setia menggunakan layanan Garuda Indonesia. Dan kami mengharapkan doa dari seluruh rakyat Indonesia untuk kebaikan Garuda Indonesia kedepan,” pungkasnya.

    (dim/fin/der)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here