Pajero Oleng, Pasutri Tewas

Ilustrasi

SLAWI – Kecelakaan maut terjadi di tengah keramaian kota Slawi. Persisnya di ruas Jalan Prof Moh. Yamin, Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi. Sebuah mobil Pajero yang dikendarai perempuan menabrak sepeda motor yang mengakibatkan pasangan suami istri (pasutri) tewas. Upaya mengungkap fakta dibalik insiden laka lantas yang terjadi Rabu (11/12), sekitar pukul 16.45 WIB itu pun ditempuh Unit Laka Lantas Polres Tegal.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto SIK MH, melalui Kasat Lantas AKP Faris Budiman SH SIK menyatakan bahwa kecelakaan maut tersebut dipicu tabrakan keras mobil Pajero bernopol G-7799-MZ tepat di depan SMPNegeri 1 Slawi.

”Dari olah TKP(tempat kejadian perkara) terungkap kecelakaan maut itu berawal dari laju mobil Pajero yang oleng saat menuju ke arah utara atau Kota Tegal. Saat oleng, mobil yang dikemudikan Nurlaeli, 56, warga Randugunting, KecamatanTegal Selatan, Kota Tegal itu akhirnya melaju tak terkendali ke bahu jalan sebelah kiri,” ujarnya Kamis (12/12).

Mobil Pajero tersebut selanjutnya menabrak sepeda motor Tiger bernopol G-2789-JE yang sedang terparkir di pinggir jalan. Tak sampai di situ, mobil Pajero itu terus menabrak motor lainnya, sepeda motor jenis Vario bernopol G-4314-AFF yang sedang melaju searah (ke arah utara).

”Pengendara sepeda motor itu teridentifikasi bernama Budi Prayitno, 53, warga Desa Pasangan, RT 02/01, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Dia (Budi, red) meregang nyawa di loksi kejadian. Sementara istrinya, Nurjanah, 50, yang diboncengnya meninggal dunia di RSUD Dr Soesilo Slawi, setelah motor yang dikendarai pasutri tersebut tertabrak mobil Pajero dari belakang,” jelasnya.

Kini, kedua korban tersebut telah dimakamkan sesuai permintaan dari keluarga. Korban Nurjanah dimakamkan di TPU Desa Pasangan, Kecamatan Talang. Sementara suaminya, Budi dimakamkan di TPU Desa Mindaka, Kecamatan Tarub.

Dia menuturkan bahwa pemicu kecelakaan maut sepenuhnya disebabkan karena kesalahan pengendara Pajero. ”Di dalam mobil Pajero tersebut terdapat empat orang, termasuk pengendara. Semuanya ibu-ibu. Khusus untuk pengendara, sudah kami minta keterangannya sampai Kamis dini hari tadi,” ungkapnya.

Dari hasil analisis timnya, dipastikan bahwa Pajero yang dikendarai Nurlaeli dalam kondisi baik, karena merupakan mobil unit keluaran baru tahun 2018. Saat insiden terjadi, terdeteksi mobil melaju dengan kecepatan sekitar 50 Km/jam. Dari analisis tersebut, kesimpulan sementara menyebutkan bahwa sepenuhnya diakibatkan karena ulah pengemudi mobil.Kemungkinan besar pengemudi tidak fokus saat berkendara.

(her/fat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here