Gibran Daftar Pilkada, Jokowi Sebut Kompetisi Bukan Penunjukan

Gibran Rakabuming ditemani Sekjen PDIP Hasto Kristianto memberikan keterangan kepada wartawan usai bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri di kediamannya Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24.10). FOTO: KHANIF LUTFI / FAJAR INDONESIA NETWORK.

JAKARTA – Gibran Rakabuming Raka sudah resmi mendaftarkan diri sebagai calon Wali Kota Solo melalui DPD PDIP Jawa Tengah, Kamis (12/12). Tak hanya Gibran, Bobby Nasution juga maju dalam Pilkada Kota Medan. Presiden Joko Widodo enggan pencalonan anak dan menantunya itu dikaitkan dengan dinasti politik. Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada Gibran dan Bobby. Alasannya, sebagai warga negara keduanya punya hak memilih dan dipilih.

“Siapa pun punya hak pilih dan dipilih. Kalau rakyat nggak memilih bagaimana. Ini kompetisi, bukan penunjukan. Tolong dibedakan. Karena ini kompetisi, maka bisa menang, bisa kalah. Terserah rakyat yang punya hak pilih,” tegas Jokowi usai peresmian Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/12).

Kepala Negara mengaku tidak ikut campur urusan Gibran maju di Pilkada Solo. Dia meminta publik bertanya langsung kepada putra sulungnya tersebut. “Karena itu sudah menjadi keputusan Gibran. Tolong tanyakan langsung ke anaknya. Saya tidak mencampuri,” papar Jokowi.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, majunya Gibran sebagai calon Wali Kota Solo merupakan hak politik yang bersangkutan. Menurutnya, selama bisa mengikuti mekanisme internal PDIP, siapapun dipersilakan mengikuti mekanisme partai. Termasuk Gibran.

Mekanisme internal partai dilakukan secara normatif. Artinya harus mengikuti semua proses yang berlaku partai. “Yang penting harus daftar dulu. Karena kalau tidak daftar, otomatis tidak bisa ikut proses,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here