Dinamo Zagreb 1-3 Man City: Obat Pelipur Lara

ZAGREB – Dinamo Zagreb menjadi pelampiasan Manchester City atas kelemahannha mempertahankan posisi teratas Liga Inggris. Datang sebagai tim tamu,The Citizens membungkam wakil Kroasia itu 4-1 di Stadion Maksimir, dini hari kemarin.

Kemenangan ini sedikit membantu mengurangi luka atas kekalahan dari Manchester United 1-2, akhir pekan lalu.
Hasil tiga poin di Zagreb semakin mengukuhkan posisi The Citizens di puncak klasemen Grup C dengan raihan 14 poin. Di posisi 16 besar, City didampingi Atalanta yang naik ke posisi dua usai mengalahkan Shakhtar Donetsk.

Gabriel Jesus mendapuk dirinya sebagai man of the match laga kemarin lewat hattrick ke gawang Dinamo Zagreb. Tiga gol Gabriel Jesus membawanya sebagai pemain termuda Brasil yang paling produktif. Gabriel mencetak 10 gol di Liga Champions saat berusia 22 tahun, 252 hari, usia tersebut mengalahkan Neymar yang baru mencatatkan 10 golnya di usia 23 tahun, 75 hari.

Selain menjadi yang termuda, Gabriel juga mencatat sejarah baru sebagai pemain pertama di bawah umur 23 yang mencetak hat-trick lebih dari satu dalam ajang Liga Champions. Prestasi yang mengagumkan itu dicatat usai cederanya Sergio Aguero.

Dilansir dari BBC, pemain berdarah Brasil itu mengaku impiannya menjadi kenyataan bisa berlaga di Liga Champions. “Momen istimewa saya akhirnya datang dari Zagreb. Ini menjadi awal penantian saya ketika saya masih kecil. Ini awal yang baik,” ujar Gabriel, kemarin.

Situs database sepakbola dunia Whoscored memberi rating 9,6 untuk Gabriel Jesus. Mengutip laman mereka, Gabriel sukses melepaskan total empat tembakan, satu melenceng sementara tiga antaranya jadi gol.

Dalam laga kemarin, gol pertama Jesus tdi menit ke-34 lewat lahir dari sundulan. Gol kedua di menit ke-50 lewat aksi individu di kotak penalti. Sementara gol ketiga tercipta dari assist silang Benjamin Mendy.

Penampilan Gabriel Jesus sebenarnya sudah cukup menjadi bukti bahwa The Citizen masih punya ujung tombak yang bisa diandalkan selain Sergio Aguero.

Dilansir dari laman UEFA, Pelatih Mancheater City Josep Guardiola, performa Gabriel Jesus menutup semua keraguannya bisa meraih juara Liga Champions.

“Kami memenuhi syarat untuk menjadi juaraz tetapi kami datang ke sini untuk klub, untuk gengsi, untuk belajar bermain di kompetisi ini,” tandasnya.

(fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here