Sering Disebut Menteri Segala Urusan, Luhut: Otaknya Keliru!

Tampak dari kiri : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Wiranto dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution saat rapat kerja (Raker) dengan badan anggaran DPR RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (25/6/2019). Raker tersebut membahas tentang Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga (RKA K/L) Kemenko dalam RAPBN TA. 2020. Foto : Iwan Tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK.

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan selama ini kerap dikatakan dengan sebutan menteri segalah urusan. Bukan tanpa sebab, penamaan ini lantaran Luhut dianggap terlalu mencampuri urusan lain yang bukan bidangnya.

Menanggapi itu, Luhut mengatakan, orang yang menamai dirinya sebagai menteri segalah urusan adalah keliru. Dia mengatakan, dirinya adalah menteri koordinator yang tugasnya mengoordinasi kementerian di bawahnya.

“Kalau orang bilang saya ngurusin semua ya memang otaknya dia memang keliru sudah,” ujar Luhut di Coffee Morning dengan awak media, di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

“Kalau kamu sudah selesaikan satu, kamu harus koordinasi dengan kementerian lain,” tambahnya.

Dia mencontohkan pembangunan LRT Jabodetabek yang merupakan tanggungjawab Menteri Perhubungan yang harus berhubungan dengan kementerian di bawah koordinasinya, yakni Kementerian ATR/BPN.

“LRT di perhubungan ada hubungannya enggak dengan ATR? Ada kan,” timpalnya. (fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here