JAKARTA – Infeksi ragi pada Miss V adalah sebuah kondisi kesehatan, yang terbilang cukup umum ditemukan pada kaum wanita. 

Tidak hanya menyebabkan keluarnya cairan berwarna putih, kondisi ini juga menyebabkan ketidaknyaman saat buang air kecil, juga gatal dan sensasi terbakar di area sensitif tersebut. 

Pertanyaannya, bolekah wanita dengan kondisi yang demikian berhubungan intim dengan pasangannya? Adakah risiko yang harus ditanggung?

Dilansir Healthline, intim dengan kondisi di atas, punya efek negatif terhadap dua pihak. Bagi si wanita, seks dalam keadaan tersebut, dapat memperpanjang durasi dari infeksi itu sendiri, juga berisiko membuatnya kambuh dan memburuk di kemudian hari,

Sementara bagi prianya, kondisi ini dapat ditularkan dari wanita ke pasangannya. Rasa sakit saat seks dan beberapa gejala lainnya pun tak terhindarkan. 

Penetrasi seksual juga dapat memperparah jaringan yang meradang, yang juga bertanggungjawab atas meningkatnya sensasi gatal dan iritasi pada kulit.

Solusi terbaik adalah dengan mengkonsultasikan kondisi Anda kepada dokter terkait. Penggunaan obat antifungal dalam kurun empat hingga tujuh hari, adalah yang dibutuhkan untuk terbebas dari kondisi ini.(ruf/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here