JAKARTA – Dalam banyak kasus, rasa sakit pada bagian perut usai atau saat berhubungan intim dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya udara yang terperangkat akibat penetrasi, juga penetrasi yang terlalu dalam. 

Meski tidak membahayakan, namun rasa sakit yang disebabkan dapat menyebakan perasaan tidak nyaman. Namun apa yang terjadi ketika rasa sakitnya justru disebabkan oleh orgasme saat seks?

Ya, orgamse yang seharusnya indah dan nikmat itu bisa saja rusak dan berakhir anti klimaks bagi sebagian orang. Kontraksi yang terjadi di bagian bawah perut dan pelvis ini dikenal dengan nama dysorgasmia.

Mereka yang rentan terkena kondisi di atas adalah mereka dengan beberapa kondisi seperti, kehamilan, kista ovarium, endometrisiosis, radang panggul dan mereka yang pernah menjalani prostatektomi. 

Selain itu, mereka yang menggunakan pil KB dengan dosis rendah, menurut sebuah studi di tahun 2013, juga rentan terkena dysorgasmia.

Dalam banyak kasus juga, rasa sakit di bagian perut usai seks akan hilang dengan sendirinya. Namun perlu dicatat, jika hal ini terjadi secara rutin usai seks, atau diikuti dengan rasa sakit tak tertahankan, selain demam di atas 38 derajat Celsius, maka buatlah janji dengan dokter.(ruf/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here