Gerindra Punya Lima Jubir Khusus

JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjuk lima orang sebagai juru bicara khusus partai. Mereka adalah Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, Sugiono, Habiburokhman, dan Ahmad Riza Patria.

“Ini untuk memudahkan media mendapatkan informasi resmi Partai Gerindra. Karena itu, Pak Prabowo telah menunjuk jubir kami berlima,” kata Sufmi Dasco di Jakarta, Jumat (6/12). Menurutnya, penunjukan jubir tersebut akan dievaluasi secara berkala oleh Prabowo. Jumlahnya bisa berkurang, bertambah atau berubah apabila diperlukan.

Menurut Sufmi Dasco, Gerindra sebagai salah satu partai pendukung pemerintah, ingin para kadernyatetap fokus bekerja di bidang masing-masing. “Hal itu untuk memastikan suksesnya program-program kerakyatan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf,” imbuhya.

Hal serupa disampaikan Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman. Dia mengatakan, keberadaan juru bicara khusus partai agar pernyataan kader tidak ada yang “offside” atau bertentangan dengan sikap resmi Partai Gerindra. “Kurang lebih seperti itu. Karena kalau kita bermain sepak bola terlalu banyak offside, nanti tidak bisa bikin gol,” terang Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/12).

Menurutnya, di tiap parpol ada mekanisme komunikasi resmi partai. Sehingga Gerindra menginginkan agar sikap resmi Gerindra benar-benar terserap oleh publik. “Diharapkan setelah ada jubir khusus, masyarakat bisa mengetahui tahu sikap resmi Gerindra terhadap suatu peristiwa dan kebijakan. Beberapa waktu lalu, memang sedikit ada masukan dari masyarakat. Apakah pernyataan pengurus Gerindra otomatis menjadi pernyataan resmi partai,” tukasnya.

Dia mencontohkan, masyarakat mempertanyakan pernyataan Arief Pouyono yang memang terkadang mengeluarkan pendapat yang tidak sesuai dengan sikap resmi partai. Sementara para anggota Fraksi Partai Gerindra di legislatif diminta aktif menyampaikan pendapatnya di komisi masing-masing. “Kami di DPR RI paham apa yang kita sampaikan harus senantiasa sejalan dengan kebijakan partai,” ucapnya. Dia membenarkan anggota jubir khussus Gerindra bisa bertambah dan dikurangi. Hal ini, tergantung evaluasi yang dilakukan Prabowo Subianto.

(rh/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here