Beranda Bola Teror Zaniolo

Teror Zaniolo

- Advertisement -
- Advertisement -

ROAM – Tandem Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez masih menjadi pilihan pertama Antonio Conte di lini serang Nerazzurri saat meladeni AS Roma di San Siro dini hari nanti. Namun siapa sangka, kehadiran wonderkid Italia Nicolo Zaniolo di lini serang Il Gialorossi-sebutan Roma- akan menjadi ancaman nyata lini pertahanan tim tuan rumah.

Pertengahan November lalu, Nicolo Zaniolo menjadi sorotan. Pemain seharga Rp1 triliun itu seakan mendapatkan mimpi yang terwujud dalam aksi apiknya berbuah dua gol di laga Italia vs Armenia, Selasa (19/11) lalu. Dua golnya menlengkapi kemenangan Italia menjadi 9-0. Sepasang gol itu membuatnya menjadi pemain termuda Roma yang berhasil mencetak gol bagi timnas.

Dengan performa impresifnya ini, dia kemungkinan besar akan dibawa Roberto Mancini dalam skuat inti Italia di Euro 2020 nanti. Penampilan memikat yang ditunjukkan Zaniolo membuat pemain yang baru berusia 20 tahun itu sempat dikabarkan menjadi rebutan sejumlah tim papan atas Eropa. Salah satunya Manchester United.

Musim ini AS Roma meminjam Chris Smalling dari Manchester United hingga akhir musim. Sang pemain pun tampil apik, sehingga Roma berambisi untuk mempermanenkannya di akhir musim nanti.

Tetapi kini MU memiliki sebuah rencana baru. Dilansir dari Calciomercato, MU akan memasukkan nama Chris Smalling dalam tawarannya untuk dapatkan Nicolo Zaniolo. Meski harga keduanya jauh berbeda, setidaknya Smalling mampu menekan harga Zaniolo yang diyakini tinggi.

Bersama AS Roma, Zaniolo yang kerap berposisi sebagai gelandang berhasil menghidupkan permainan Il Lupi. Dari 19 penampilannya, ia mengemas lima gol dan dua assist. Meski terpaut tujuh gol dari Romelu Lukaku, pria kelahiran Tuscany itu lebih banyak membuat peluang tembakan shoot on goal dengan tujuh kali tendangan ke gawang per pertandingan. Berbeda dengan Lukaku yang hanya 2,88 per pertandingan.

Dalam laga melawan Inter, Roma memang membutuhkan penyerang tajam untuk merobek gawang Nerazzuri. Inter difavoritkan keluar sebagai pemenang mengingat performa impresif dalam lima laga terakhir dengan empat kemenangan dan sekali kalah.

Dilansir dari Football Italia, Pelatih Roma Paulo Fonseca dipastikan akan menurunkan Dzeko. Ia akan menjadi tandem bersama Zaniolo di lini serang. Fonseca berharap Dzeko bisa membawa Roma ke jalur kemenangan ditengah minimnya gol pemain Bosnia itu musim ini. Dzeko telah mencetak enam gol dalam 14 pertandingan untuk Serigala Ibu Kota musim ini. Produktivitas golnya sempat menurun dalam beberapa pekan terakhir.

(fin/tgr)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here