Golkar Beri Posisi untuk JK dan Luhut

JAKARTA – Munas (Musyawarah Nasional) X Partai Golkar resmi ditutup pada Kamis (5/12) malam. Dua kader senior Golkar, Jusuf Kalla (JK) dan Luhut Binsar Panjaitan akan diberi posisi kehormatan. Beringin menambah dua dewan dalam susunan pengurus periode 2019-2024.

“Munas kali ini benar-benar transformatif. Golkar berubah menjadi partai modern. Jadi ada banyak perubahan di AD/ART. Termasuk soal struktur. Ada 5 dewan di Partai Golkar 2019-2024. Yaitu Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar dan Dewan Etik,” kata politisi Golkar Ahmad Doli Kurnia di Hotel Ritz-Carlton, Jaksel, Kamis (5/12).

Sebelumnya, rapat paripurna Munas Golkar telah menetapkan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Dewan Pembina Golkar. Menurutnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto diberi masukan untuk mengakomodir para senior. Menurutnya, Munas kali ini harus mengakomodir senior dan kader terbaik. “Selama ini ada Pak Akbar Tandjung, Pak Aburizal, Pak Agung Laksono. Ada pula Pak JK dan Pak Luhut. Jadi dewan-dewan inilah tempat mereka membantu secara langsung persiapan konsolidasi Golkar selama 5 tahun ke depan,” imbuh Doli.

Airlangga Hartarto mengatakan posisi kehormatan bagi JK dan Luhut dilandasi penghormatan bagi kader senior. “Para senior sudah duduk dalam struktur. Pak Aburizal Bakrie, Pak Agung Laksono, dan Pak Akbar Tanjung. Kami juga punya dua senior lagi. Yakni Pak Jusuf Kalla dan Pak Luhut Binsar Panjaitan,” terang Airlangga.

Sementara itu, politisi Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan Golkar resmi mengesahkan dan menetapkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umym periode 2019-2024. Airlangga diusulkan secara tunggal oleh seluruh pemilik suara Munas Golkar. Total pemilik suara Golkar berjumlah 558. Selanjutnya, para pengurus DPP Golkar 2014-2019 dinyatakan demisioner. Selanjutnya, Airlangga akan menyusun struktur kepengurusan yang baru.

Selain itu, Munas X Partai Golkar menghasilkan 10 pernyataan sikap politik Partai Golkar. Salah satunya dukungan terhadap Omnibus Law yang dijagokan oleh Presiden Joko Widodo. “Setelah mencermati perkembangan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara serta merespon berbagai pandangan, aspirasi dan pikiran yang berkembang selama Munas X, Partai Golkar menyampaikan pernyataan politik,” ucap Ace.

(rh/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here