Cari Tahu Kebutuhan Suplemen Lewat Aplikasi

JAKARTA – Berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) 2018 disebutkan generasi milenial menyumbang tenaga kerja sebesar 50,36 persen. Mereka sangat fokus dan sibuk mendaki jenjang karier.

Stamina serta daya tahan tubuh dapat menjadi masalah bagi mereka yang kurang olahraga, atau bagi mereka yang mengkonsumsi makanan dengan kandungan yang tidak proporsional.

Faktanya, sebagian besar masyarakat pada usia produktif, cenderung tidak memperhatikan pola makan. Mereka biasa mengonsumsi junk food atau makanan goreng-gorengan.

Belum lagi dengan orang-orang yang memiliki tingkat kesibukan yang tinggi, sudah pasti banyak yang memilih untuk menunda makan siang atau malamnya, karena deadline pekerjaan. Hal ini tentunya akan menurunkan kualitas kesehatan tubuh atau malah sampai mempengaruhi organ tubuh sehingga muncul penyakit degeneratif.

Natali Ardianto, CEO PT Indopasifik Teknologi Medika Indonesia (ITMI) mengungkapkan bahwa masyarakat harus mendapatkan kebutuhan nutrisi dan stamina yang sesuai agar dapat beraktivitas secara maksimal.

“Pengetahuan tentang kondisi tubuh yang baik, ditambah dengan makanan yang seimbang dan pola hidup sehat sejak awal, dapat melindungi tubuh kita dari penyakit degeneratif,” kata Natali pada peluncuran Jovee, sebuah produk aplikasi kesehatan digital di Jakarta, Kamis (5/12).

Untuk mencapai hal tersebut, kata Natali kita butuh sebuah tools yang mampu memberitahukan apakah pola konsumsi kita sudah sesuai dengan kebutuhan nutrisi tubuh saat ini. Apakah pola hidup kita, seperti kebiasaan olahraga, pola makan dan gaya hidup yang kita jalani sudah cukup baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here