18, September, 2021

Hari Ini, Naufal Berlaga di OLYMPAC 2019 di Tokyo

TOKYO-Student Package Design Contest – OLYMPAC 2019 untuk pertama kalinya diselenggarakan di dunia, pada hari ini, Rabu 4 Desember 2019.

Bertempat di  gedung International Forum Tokyo-Yurakucho, 18 mahasiswa dari 18 negara berpartisipasi dalam acara desain tingkat dunia ini.

Kehadiran Apple Mac edisi pertama 43 tahun yang lalu, komputer dan internet, telah membuat industri desain mengalami fase transisi yang luar biasa.

Proses desain menjadi lebih efisien dari sisi waktu dan teknologi. Hal ini memungkinkan para desainer mempercepat proses tahapan  penemuan ide hingga aktualisasi desain berkualitas tinggi dalam waktu singkat yang dulu dianggap mustahil.

Tahun ini, setahun sebelum Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade 2020, Kompetisi Siswa Desain Kemasan – OLYMPAC 2019 TOKYO diselenggarakan. Sebanyak 18 siswa berprestasi dari seluruh dunia berkumpul untuk bersaing menciptakan desain kemasan berkualitas tinggi dalam waktu yang telah ditentukan.

”Kompetisi tingkat dunia pertama ini menantang para peserta untuk menggunakan kreativitas mereka dan menciptakan karya desain kemasan yang unik,” kata Diana S. Nugroho, komite ASPAC Indonesia melalui siaran pers yang diterima Fajar Indonesia Network.

Acara yang juga disiarkan secara streaming melalui saluran Youtube ini diharapkan akan menginspirasi kalangan muda dari berbagai belahan dunia untuk terus berkreasi.

Adapun negara peserta  kompetisi ini adalah Cina, Finlandia, Prancis, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Rusia, Singapura, Spanyol, Taiwan, Thailand, Inggris, Amerika Serikat, Amerika, Vietnam.

Sepanjang 1 jam 45 menit, para para peserta duduk bersama di panggung, menghadapi laptop yang tersedia dan mulai mengkreasikan karya mereka disaksikan sekitar 300 penonton dari berbagai dunia yang memenuhi hall D7.

”Mereka diperkenankan menggunakan internet untuk menggali kreativitas mereka yang seluruhnya ditayangkan di layar lebar yang terpampang, sehingga penonton dapat turut melihat bagaimana proses kreativitas ini berlangsung,” kata Diana.

Para peserta tidak akan membuat Mock-Up 3D, tetapi membuat sketsa untuk mempresentasikan ide dan desain grafis mereka.Tiga peserta terbaik akan menerima medali emas, perak dan perunggu plus sejumlah hadiah.

Sedangkan juri yang terlibat adalah Brigitte Evrard, Jean Jacques Evrard (Pendiri dan juri kawakan Pentaward) serta Fumi Sasada (Chairman ASPAC).  Acara ini diselenggarakan oleh ASPaC Association, Japan Foundation dan Beyond2020 bekerjasama dengan Japan Package Design Association.

Naufal Aflah Gustiandza, mahasiswa Institut Kesenian Jakarta yang baru mengikuti kompetisi desain kemasan ASPAC (Asia Student Package Design Competition) mewakili Indonesia dalam acara Olympac ini. ”Hari ini mereka sedang bertanding. Mohon do’anya ya,” kata Diana. (wsa/fin)

 

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer