La Pulga Kembali Jadi Pahlawan

Lionel Messi terpilih sebagai pemain terbaik dunia versi FIFA, menyisihkan rivalnya, Cristiano Ronaldo dan Virgil van Dijk. Penghargaan pemain terbaik dunia diberikan pada ajang The Best FIFA Football Awards 2019 di Milan, Senin (23/9) atau Selasa dini hari WIB. (FOTO:FIFA)

MADRID – Gol semata wayang Lionel Messi di menit -menit akhir membuar seisi Stadion Wanda Metropolitano, kandang Atletico Madrid, terhenyak. Ya, skor1-0 yang diraih Barcelona lewat gol telat pria yang dijagokan meraih Ballon D’or ke enam kalinya tahun depan.

Hasil tiga poin jelas menggoyang Real Madrid yang baru menang sehari sebelumnya. Di laga dini hari kemarin, entrenador Atletico Diego Simione jelas tak mau main-main. Duet wonderkid Joao Felix dan Alvaro Morata cukup menjadi jaminan bahwa laga ini bakal dimenangkan oleh tuan rumah.

Namun, kartu as laga kemarin masih dipegang El Barca. Blaugrana juga menurunkan trisula andalanhya, Messi Luis Suarez dan eks algojo lini tengah Atletico, Antoine Griezmann.

Sejak laga pertama, Atletico tampil all out. Mereka terus menekan anak asuh Ernesto Valverde yang kerap gagal mencuri serangan di lapangan.

Beberapa peluang emas Felix-Morata mengancam kiper Barca Marc Andre Ter Stegen. Beruntung, pemain asal Jerman tampil gemilang kali ini. Hingga turun minum skor tetap 0-0.

Usai dari ruang ganti pemain, Barcelona mulai menguasai panggung. Pola serangan sayap untuk mengurung laju Atletico mulai dilakukan. Lini pertahanan Barca yang dihuni Gerard Pique dan Lenglet mulai rapat. Kombinasi-kombinasi dari lini tengah dan sayap coba berulang kali menembus tembok kokoh tersebut.

Hingga lima menit jelang waktu normal kebuntuan itu akhirnya pecah. Usaha Skema serangan cepat Sergi Roberto, Messi, Suarez dan Griezmann akhirnya membuahkan hasil, Messi sukses jaringkan bola ke gawang Jan Oblak.
Skor 0-1 tersebut bertahan hingga akhir pertandingan. Sementara itu, Atletico Madrid harus turun ke peringkat enam dengan poin 25.

Gelandang Atletico Madrid dan timnas Spanyol, Saul Niguez mengakui, Messi menjadi sosok pembeda dalam laga kemarin. Ia juga menyesal tak bisa menang di kandang sendiri kali ini.

“Jelas kami frustrasi dengan kekalahan ini, kami telah bermain bagus dan menciptakan peluang, tapi ternyata Messi yang menentukan. Dia yang terbaik,” kaya Saul dilansir dari laman Football Espana.

Senada dengan Saul, pelatih Barcelona Ernesto Valverde pun memuji performa Messi dan kiper Ter Stegen. “Ketika pertandingan ketat dan lawan Anda kuat, memiliki Messi selalu menjadi keuntungan besar,” kata Valverde dilansir dari Marca.

“Baik Ter Stegen dan Jan Oblak, keduanya adalah pemain hebat. Semua peluang emas kerap gagal di hadapan mereka,”tandasnya.

(fin/tgr)