OSLO – Para peneliti dari sebuah perusahaan sekuritas bernama Promon, di Oslo, Norwegia, mengungkapkan bahaya sebuah celah di Android, demikian TechRadar.

Bahaya yang dimaksud adalah tentang potensi pencurian data, seperti data login, pesan akses, track location dan lainnya. 

Dinamakan StrandHogg, bahaya ini mengintai seluruh versi Android, termasuk yang terbaru Android 10, dan mampu menyerang aplikasi Android yang rentan untuk dijebol. 

Salah satu ciri yang ditunjukan entitas jahat ini, adalah menipu pengguna dengan layar login palsu, membuat pengguna perangkat berbasis Robot Ijo itu, memberikan data-data penting. 

Program jahat tersebut bahkan mampu menerima pesan, sambungan telpon, dan mendengarkan percakapan para korbannya.

Promion juga mengungkapkan jika ada sekitar 500 aplikasi populer di Google Play, yang rentan terhadap aksi jahat ini.(ruf/fin)