Badminton SEA Games: Tinggal Selangkah Lagi

Tim putra Indonesia sukes melangkah ke babak final usai menumbangkan Thailand 3-0. Dalam pertandingan yang berlangsung di di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Senin (2/12) kemarin, Jonatan Christi menjadi penyumbang poin pertama bagi tim bulu tangkis putra.

Ya, pebulutangkis yang akrab disapa Jojo itu sukses mengalahkan Kantaphon Wangcharoen dengan skor 22-20, 8-21, 21-8

“Bersyukur bisa lolos hari pertama, yang biasanya selalu nggak enak. karena kondisi lapangan, angin dan shuttlcocknya yang berbeda. Kemarin sudah sempat coba lapangan, tapi nggak lama, karena bisnya terlambat. Jadi tadi lumayan penyesuaian dulu,” ungkap Jojo usai pertandingan seperti dikutip Fajar Indonesia Network (FIN) dari situs resmi PBSI, Selasa (2/12).

Pasangan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi penyumbang poin kedua bagi tim Merah Putrh putra usai mengalahkan Bodin Isara/Maneepong Jongjit dengan skor 22-20, 19-21, 21-17. Selanjutnya, Anthony Sinisuka Ginting menjadi penentu dalam duel tersebut,

Antony berhasil mendapatkan poin ketiga bagi Indonesia dan mengantarkan Merah putih melangkah ke babak final usai mengalahkan Sitthikom Thammasin dalam dua set langsung 21-14 dan 21-13. “Saya hari ini bisa menang, menyumbangkan poin untuk Indonesia. Saya juga bisa bermain dengan maksimal tanpa ada cedera,” katanya.

Lolos ke final, tim beregu putra Indonesia sudah ditunggu oleh Malaysia. Tim Malaysia sendiri melaju ke partai puncak setelah menang 3-0 dari Singapura. “Malaysia dan Thailand punya kekuatan yang hampir sama, merata juga. Saya pribadi mau mempersiapkan diri saja. Mau fokus untuk persiapan, masih ada waktu satu hari lagi latihan. Semoga bisa dimaksimalkan,” ujar Anthony.

Sementara itu, tim beregu putri berhasil lolos ke babak final usai mengalahkan Singapura 3-1. asangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto menjadi penentu kemenangan tim putri Indonesia. Turun di partai keempat, Fadia/Ribka merebut kemenangan dua game langsung 21-15, 21-19 dari Shinta Mulia Sari/Crystal Wong Jia Ying.

Sukses menjadi penentu kemenangan Indonesia, Fadia/Ribka berharap penampilannya bisa lebih baik lagi, jika diturunkan di babak final menghadapi Thailand. “Pasti lawannya lebih bagus dan sering ikut pertandingan. Jadi kami harus lebih siap lagi,” ujar Fadia. “Besok lebih yakin, lebih siap. Nothing to loose aja, nggak usah mikirin menang kalah,” tutur Ribka.

Disisi lain, manajer tim bulu tangkis Indonesia, Eddy Prayitno mengaku puas dengan penampilan tim Merah Putih pada babak semifinal tersebut. Namun, ia hanya menyesalkan kekalahan Fitriani di parta ketiga nomor beregu putri. Dimana Fitirani belum bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia usai dikalahkan Jaslyn Hooi Yue Yann. Fitriani kalah 21-13, 16-21, 16-21.

“Secara keseluruhan kami puas dengan penampilan hari ini. Hasil semifinal hari ini hanya meleset di tunggal putri. Setelah bagus di game pertama, Fitri mengulang kesalahan seperti kemarin. Untungnya ada Fadia/Ribka yang memiliki semangat untuk merebut pertandingan,” kata Eddy.

Berhadapan dengan Thailand di babak final, Eddy mengatakan punya peluang fifty-fifty. Nama Ratchanok Intanon memang menjadi tantangan tersendiri buat Indonesia. Namun Eddy optimis, srikandi Indonesia bisa mengatasi hal tersebut.

“Peluangnya tetap 50-50. Karena Thailand punya Ratchanok Intanon. Tapi tetap berpeluang. Kami berharap ada poin dari ganda pertama dan kedua, serta dari Gregoria Mariska di tunggal pertama. Tim harus kembali fokus dan bersiap, semoga besok bisa maksimal,” tuntas Eddy. Babak final beregu putra dan putri sendiri rencananya akan bergulir pada Selasa (3/12) hari ini di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, mulai pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 09.00 WIB.

(gie/fin/tgr)