Pukul Dua Hakim, Mantan Pengacara TW Mengaku Menyesal

JAKARTA – Dan akhirnya Desrizal, mantan pengacara Tommy Winata (TW) mengaku sangat menyesal telah memukul dua hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Jakpus) dengan ikat pinggang. Dirinya khilaf karena gugatan kliennya ditolak majelis hakim.

“Sungguh saya menyesal yang mulia. Apa yang saya lakukan adalah mencemarkan nama baik pengadilan,” tutur Desrizal, dalamsidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (1/12) dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Desrizal didakwa telah memukul dua hakim PN Jakarta Pusat yaitu Sunarso dan Duta Baskara dengan ikat pinggang saat sidang putusan wanprestasi yang diajukan kliennya Tommy Winata terhadap PT Geria Wijaya Prestige (GWP).

Akibat tindakannya ke dua hakim mengalami luka.
Desrizal mengatakan apa yang telah dilakukan sangat tidak baik bagi institusi pengadilan. Namun, dirinya tidak ada maksud untuk menyerang pengadilan.

“Saya khilaf dan putus asa karena gugatan klien saya ditolak majelis hakim,” ucapnya.

Dirinya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. “Saya sangat menyesal, apa yang saya lakukan tidak ada maksud menyerang institusi,” kata Desrizal.
Dirinya memahami seharusnya kalau ada yang berkaitan dengan kode etik hakim dapat dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY). (fin/ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here