6 Tewas Akibat Minibus Tabrak Truk

ILUSTRASI

JAKARTA – Enam nyawa kembali jadi korban di Tol Cikopi-Palimanan (Cipali). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) langsung bergerak dengan membuat kebijakan pembatasan kecepatan kendaraan yang melaju.

Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pitra Setiawan mengatakan pihaknya akan membatasi kecepatan kendaraan menyusul kecelakaan di Jalan Tol Cipali yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia, pada Minggu (1/12).

“Kalau secara geometrik jalan, tidak ada masalah dengan ruas Tol Cipali, namun walau begitu kami telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan BPJT untuk melakukan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kecepatan kendaraan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/12).

Pitra mengatakan Kementerian Perhubungan ikut berbela sungkawa kepada keluarga korban baik yang meninggal maupun luka-luka.

“Izinkan kami menyampaikan ucapan duka cita atas musibah yang terjadi. Kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan tersebut,” ujarnya.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Cipali Kilometer 113,2 Jalur B. Kecelakaan melibatkan minibus Avanza nopol B 1076 PYC dengan truk pengangkut sepeda motor nopol B 9556 UIO. Akibatnya enam tewas dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Pitra juga menyampaikan bahwa Kemenhub juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Dia lalu mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati.

“Kami mengimbau kepada para pengguna jalan terutama jalan tol agar selalu waspada saat mengemudi, perhatikan selalu rambu-rambu dan marka jalan serta berhenti beristirahat jika lelah. Berhentilah setelah mengemudi 3-4 jam. Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here