XL Axiata Kembali Gaet 150 Mahasiswa Angkatan ke-8 XL Future Leaders

Petinggi XL Axiata bersama siswa-siswi XL Future Leaders angkatan ke-6 dalam acara Kelulusan XL Future Leaders angkatan ke-6 dan National Conference XL Future 2019 di Jakarta, Minggu (17/11).

FIN.CO.ID – XL Axiata kembali menerima 150 mahasiswa baru angkatan ke-8 untuk program XL Future Leaders (XLFL). Total jumlah 150 mahasiswa sama dengan angkatan sebelumnya yang telah diwisuda.

Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan, tahun ini ada 17 ribu lebih pendaftar. Dengan kuota yang terbatas hanya 150 mahasiswa yang diterima dalam program tersebut adalah berasal dari semua provinsi di Indonesia.

Lanjut Ayu, begitu sapaan akrabnya, hingga tahun ini Program XLFL sudah meluluskan enam angkatan dengan total 850 mahasiswa. Dengan mahasiswa angkatan baru ini, sekarang ada sebanyak 300 mahasiswa yang sedang mengikuti program.

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini yang langsung menyematkan tanda kelulusan kepada para mahasiswa angkatan ke-6 yang telah menyelesaikan masa belajar selama dua tahun.

“Satu hal yang juga membuat kami senang, meski tak menjadi pertimbangan khusus pada seleksi, mahasiswa yang terpilih pada program kami ini, juga para alumni, berasal dari hampir seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Yang dari Aceh ada, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, NTT, hingga dari Sorong, Papua. Sebagian dari mereka yang telah lulus kini berkiprah di daerah asal melalui beragam aktivitas bisnis, pemerintahan, maupun proyek sosial,” ujarnya dalam keterangan persnya, kemarin (18/11).

Para mahasiswa yang tahun ini menyelesaikan masa belajar berasal dari 35 perguruan tinggi negeri dan swasta yang terbesar di berbagai kota. Sementara itu, mahasiswa peserta baru berasal dari 45 perguruan tinggi yang berlokasi di 20 provinsi. Dari sisi gender, komposisinya juga cukup berimbang, yaitu 72 perempuan dan 78 laki-laki. Mereka pun berasal dari berbagai disiplin ilmu, baik eksakta maupun sosial. Memang program XLFL tidak membatasi para peserta dari sisi disiplin ilmu di perguruan tinggi masing-masing. Kurikulum XLFL lebih menekankan pada pengembangan soft skills.

Peserta XL Future Leaders baru merupakan mahasiswa tahun kedua dan ketiga atau masuk semester ketiga dan kelima, dengan jurusan baik dari rumpun ilmu eksakta maupun ilmu sosial. Program XL Future Leaders terbuka untuk semua jurusan karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan, serta inovasi dan kewirausahaan.

Soft skills yang diajarkan tersebut akan membekali kemampuan para alumni untuk mampu antara lain beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan segala kegiatan di dalamnya. Mereka akan mudah untuk bekerja dan berkomunikasi secara efektif, juga berpikir secara kritis.

Bersamaan dengan acara XL Future Leaders National Conference 2019 sepanjang akhir pekan, 15-17 Oktober 2019 ini, juga diselenggarakan eksibisi beragam prototipe layanan Internet of Thing (IoT) inovatif yang dibuat oleh para mahasiswa XLFL sebagai salah satu tugas belajar mereka. Ada 25 prototipe IoT yang dibuat dan selanjutnya dinilai oleh tiga orang juri untuk memilih yang terbaik.

Beberapa prototipe layanan IoT yang dibuat para mahasiswa merupakan solusi untuk layanan publik, seperti antara lain untuk pengelolaan sampah, antisipasi bencana, pengelolaan sumber air, peningkatan layanan transportasi, hingga perlindungan satwa langka.

Selanjutnya juga ada propotipe yang ditujukan sebagai solusi IoT untuk perkebunan yang memiliki kemampuan memantau kondisi tanah, kebutuhan pupuk, hingga kesehatan tanaman. Ada pula solusi bagi para peternak, juga bagi kalangan pengusaha UKM agar mampu mengelola persediaan dan pasokan barang. Tidak ketinggalan, beberapa prototipe lebih ditujukan ke perorangan, mulai dari solusi untuk memantau anak berkebutuhan khusus, memastikan kesehatan tubuh, hingga menjaga kesehatan ibu hamil.(din/rls/fin)