Soal First Travel, Jaksa Agung Cari Terobosan Hukum

Beranda Hukum dan Kriminal Soal First Travel, Jaksa Agung Cari Terobosan Hukum

JAKARTA – Perjuangan para korban penipuan First Travel terkait pemberangkatan Jamaah Ibadah Umrah ke Tanah Suci hanya bsa pasrah. Ini setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan tim Jaksa Penting Umum (JPU) yang meminta agar aset First Travel dikembalikan kepada para korban.

Dalam putusan kasasi, MA menyatakan merampas aset First Travel untuk negara terungkap dalam kasasi Nomor 3096 K/Pid.Sus/2018 yang dilansir MA, Jumat (15/11). Duduk sebagai terdakwa Andika Surachman dan istrinya Anniesa Hasibuan. Andika dihukum 20 tahun dan Anniesa 18 tahun penjara.

Sat dikonfirmasi, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pihaknya tengah mempersiapkan terobosan hukum untuk menyikapi putusan MA. Terobosan yang dimaksud yakni tetap memperjuangkan agar aset First Travel dikembalikan kepada para korban. “Kami akan upayakan terobosan hukum. Jadi kami akan membicarakan apa langkah yang terbaik,” kata Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (18/11).

Menurutnya, tim jaksa penuntut umum menuntut agar aset First Travel dikembalikan kepada seluruh korban. Artinya, bukan dirampas untuk negara. “Karena putus demikian kami kesulitan eksekusi, JPU upayakan agar aset First Travel dibagikan kepada korban. Tujuannya, agar memenuhi rasa keadilan. Harusnya dikembalikan kepada korban bukan disita untuk negara. Ini menjadi masalah. Karena kamu kesulitan untuk eksekusi,” imbuhnya.

Sementara, pakar hukum pidana dari Universitas Al Azhar, Suparji Ahmad mendukung langkah Kejaksaan Agung ingin melakukan terobosan agar aset milik First Travel diberikan kepada korban bukan dirampas untuk negara. “Secara normatif dalam putusan MK, jaksa tidak boleh PK. Tetapi demi rasa keadilan jaksa perlu progresif melakukan PK. Saya setuju ada terobosan hukum demi memenuhi keadilan para korban penipuan itu,” kata Suparji saat dihubungi FIN di Jakarta, Senin (18/11).

Menurutnya, ada pertimbangan khusus atas putusan yang menyatakan aset First Travel dirampas untuk negara. Yakni permasalahan hukum jika aset First Travel diserahkan kepada jamaah atau korban. “Putusan tersebut menguatkan putusan PN Depok, dengan pertimbangan ada masalah hukum jika diserahkan kepada jamaah. Tetapi mempertimbangkan rasa keadilan putusan tersebut tidak tepat,” tegasnya.

Disinggung soal apakah jika Kejaksaan tetap melakukan eksekusi tidak munculkan kegaduhan hukum, Suparji menegaskan hal itu bisa saja terjadi. “Ada potensi kegaduhan. Tetapi jika tidak dilaksanakan, maka jaksa bisa disebut tidak menjalankan putusan kasasi,” tutupnya.

Dalam kasus ini, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok menjatuhkan vonis masing-masing 20 tahun dan 18 tahun penjara kepada Direktur First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Hasibuan. Adapun Direktur Keuangan First Travel, Kiki Hasibuan dihukum 15 tahun penjara.

Pada Mei 2018 lalu, Pengadilan Tinggi (PT) Bandung menguatkan vonis PN Depok pada pasangan Andika-Anniesa Hasibuan. Tak hanya dihukum penjara. Andika dan Anniesa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp10 miliar

PAda Tingkat kasasi, MA menguatkan putusan PN Depok dan PT Bandung. Selain itu, MA memutuskan seluruh aset First Travel bukan dikembalikan ke jamaah, melainkan dirampas oleh negara.

(lan/fin/rh)

Baca Juga

Dewi Tanjung Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram dengar Ceramah Gus Nur, Dia Itu Sales Pembalut

JAKARTA- Kader PDI Perjuangan, Dewi Tanjung mengatakan, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur bukan seorang Ustad atau ulama. Dia hanya seorang pedagang atau sales....

Muannas: Seharusnya, Refly Harun juga Ditangkap, Contoh Kasus Poblo Putera Benua dan Rey Utami

JAKARTA- Pengacara muda sekaligus ketua Umum Cyber Indonesia mendesak kepolisian agar juga menangkap pakar hukum tata negara, Refly Harun. Sebab, Refly Harun sebagai pihak...

Polisi Respon Cepat Tangkap Gus Nur, Bagaiman dengan Kasus Denny Siregar dan Abu Janda?

JAKARTA- Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bergerak cepat merespon laporan dari warga Nahdatul Ulama (NU) terhadap Sugi Nur Raharja alias Gus Nur atas...

Kinerja Jaksa Agung Dinilai Memuaskan, Kejagung : Kami Terus Berkarya dan Bekerja

JAKARTA, - Kejaksaan Agung mengapreasiasi seluruh masyarakat atas penilaian positif terhadap kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam satu tahun di pemerintahan kabinet Joko Widodo-Ma'ruf...

Muannas Alaidid Harap Polisi Juga Tangkap Refly Harun

JAKARTA- Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Sabtu (24/10/2020), dini hari. Gus Nur ditangkap di...

Berita Terbaru

Komentar Khabib Nurmagomedov, Denny Siregar: Jangan Mabuk Agama

JAKARTA- Nama petarung MMA Khabib Nurmagomedov ramai dibicarakan netizen dunia. Itu setelah Khabib berhasil mengalahkan lawannya Justin Gaethje pada ajang UFC 254 di Abu...

Kevin Aprilio Resmi Nkahi Vicy Melanie

JAKARTA - Setelah memadu kasih selama enam tahun, akhirnya Kevin Aprilio dan Vicy Melanie menikah pada Minggu, (25/10). Kisah cinta mereka bermula dari Instagram. Hingga...

Poligami Diem-diem dari Istri, Opie Kumis Disiram Kuah Sayur Asem Mendidih ke Wajah

JAKARTA- Komedian Muchtar Lutfi atau yang dikenal Opie Kumis mengaku pernah disiram dengan kuah sayur panas gara-gara menikah tanpa sepengetahuan istri pertama. Untuk diketahui,...

Saatnya Bersinar, Suarez!

MADRID - Luis Suarez menjadi pembeda di Atletico Madrid. Dengan jersey klub rival Real Madrid itu, ia melanjutkan tren kesuburannya di La Liga membungkam...

Gagah di Belakang, Tumpul di Depan

MANCHESTER - Kiper Manchester United David de Gea melontarkan pernyataan yang cukup menyindir barisan lini depan Setan Merah setelah bermain imbang 0-0 melawan Chelsea...

Nusantara

Gempa Pangandaran Terasa Sampai di Cianjur

CIANJUR - Melalui akun media sosial resminya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis gempa yang terasa di Kabupaten Cianjur terdeteksi dari wilayah Kabupaten Pangandaran,...

Libur Panjang, Pemkab Cianjur Optimalkan Check Point

CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan mengoptimalkan check point di setiap titik wilayah perbatasan pada saat libur panjang...

News

Bupati Hadiri di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PN Cikarang

BEKASI - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Cikarang Kelas II pada Jumat (23/10). Acara ini...

DPPA APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 Resmi Disahkan

BEKASI - Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 ini, akhirnya disahkan. Dalam prosesi pengesahan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi,...

Sumbawa Butuh Pemimpin Cerdas Kurangi Pengangguran

SUMBAWA - Kabupaten Sumbawa membutuhkan pemimpin atau kepala daerah yang cerdas dan memiliki jaringan kuat guna membangun perekonomian masyarakat sehingga dapat menekan tingkat pengangguran....

Kinerja Jaksa Agung Dinilai Memuaskan, Kejagung : Kami Terus Berkarya dan Bekerja

JAKARTA, - Kejaksaan Agung mengapreasiasi seluruh masyarakat atas penilaian positif terhadap kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam satu tahun di pemerintahan kabinet Joko Widodo-Ma'ruf...

Muannas Alaidid Harap Polisi Juga Tangkap Refly Harun

JAKARTA- Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Sabtu (24/10/2020), dini hari. Gus Nur ditangkap di...

PBNU Apresiasi Langkah Polri Tangkap Gus Nur

JAKARTA- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi langkap polri dalam penangkapan Sugi Nur Raharja. PBNU menilai, Polri profesional. Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini mengatakan,...

Gus Nur Ditangkap Usai Isi Kajian, Fadli Zon: Mirip Penjajah Belanda

JAKARTA- Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon menilai, penangkapan terhadap Sugi Nur Raharja alias Gus Nur , seperti cara-cara yang dipakai oleh...