Jerman vs Irlandia: Green White Maksimalkan Play Off

FRANKFURT – Hasil imbang 0-0 dari Belanda, Jumat (15/11) kemarin, telah menutup kesempatan Irlandia Utara lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 lewat jalur grup. Hasil ini cukup membuat luka di hati Jonny Evans dan kolega. Kendati demikian, harapan melenggang di kancah bergengsi Eropa itu belum sirna. Masih ada jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan The Green White untuk mewujudkan ambisinya.

Tentunya dengan memenangkan laga playoff, Maret mendatang. Laga ini menjadi senjata rahasia yang disimpan skuat Micheal O’Neill saat berhadapan dalam skenario terjepit.

Irlandia Utara masuk ke dalam Liga Negara-negara Eropa (LNE) kategori B, membuat mereke mendapat satu jatah di babak playoff kualifikasi Piala Eropa 2020. Pada jalur ini, sebanyak 16 tim akan merebutkan empat tiket pamungkas. Tak ada alasan lagi bagi tactician Micheal O’Neill pulang dengan kepala tertunduk. Namun, laga penutup Grup C melawan Jerman, dini hari nanti menjadi batu sandungan yang kembali harus dihadapi dengan sungguh-sungguh.

Kendati tidak berpengaruh dengan posisi klasemen, minimal bisa mengimbangi Der Panzer, Irlandia Utara secara cepat memulihkan moril yang sakit hati. Kemudian, itu juga bisa jadi kesempatan bagi O’Neill untuk mengevaluasi kelemahan yang membuat timnya gagal lolos lewat jalur otomatis, atau menginstropeksi dirinya yang menjadi pelatih di dua kesebelasan berbeda, Irlandia Utara dan Stoke City di Liga Championship.

Dilansir dari Irish FA, baik Stoke dan Federasi Sepakbola Irlandia Utara (IFA) telah menyepakati jika tanggung jawab O’Neill terhadap timnas terus dilakukan hingga babak playoff “Mudah sekali,” kata O’Neill. “Kami tetap akan memberikan yang terbaik, ini dua pekerjaan yang sama, namun memiliki beban yang berbeda. Kami sudah siap dan memaksimalkan playoff,” ujarnya.

Ya, calon duel Irlandia Utara masih belum bisa dipastikan sebelum fase kualifikasi berakhir, pekan depan.Jika melihat komposisi negara-negara LNE, ada kemungkinan mereka akan berhadapan dengan Bosnia, Wales, Slowakia atau Republik Irlandia. Dilansir dari UEFA, undian playoff akan dilakukan pada 22 November mendatang.

Kepercayaan diri Micheal O’Neill bisa menembus putaran final Euro 2020 diamini gelandang Timnas Irlandia Utara, Corry Evans. Menurutnya, O’Neill telah memberikan Irlandia Utara kepercayaan yang luar biasa di luar ekspektasi mereka.

“Hasil imbang melawan Belanda menunjukkan bahwa kami lebih dari sekadar bermain, kami harus percaya diri dari ini dan meneruskannya,” aku Evans.

Kendati demikian, ujian tersulit mereka bukan melawan Belanda, melainkan Jerman di partai pamungkas tersebut. Evans menjadi bagian dari starter Irlandia Utara berlaga di Frankfurt dini hari nanti. “Pertandingan ini akan menjadi ujian sulit bagi kami tetapi kami tidak akan kalah. Kami akan pergi ke sana dan memberikan yang terbaik.”

Sementara bagi Jerman, kemenangan di laga terakhir menjadi target utama. Hasil tiga poin juga akan memastikan Die Mannschaft jadi juara di grup C. September lalu, Jerman menandaskan mimpi Irlandia Utara 2-0 di depan pendukung tuan rumah. Waktu itu, Marcel Halstenberg dan Serge Gnabry membawa Jerman pulang dengan senyum kepuasan.

Jerman memastikan satu tempat di Euro 2020 hasil dari kemenangan 4-0 atas Belarusia di laga sebelumnya. Dalam laga di Monchengladbach itu, bek tengah Mathias Ginter menyumbang satu gol dan satu assist. Ilkay Gundogan menyumbang satu gol, begitu pula Leon Goretzka. Toni Kroos jadi bintang dengan dua gol dan satu assist-nya. Kemenangan di Frankfurt akan menyegel status mereka seabgai juara grup.

(dbs/fin/tgr)