Belanda vs Estonia: Duel Tanpa Virgil

AMSTERDAM – Missie Koeman Volbracht atau Misi Koeman tuntas menjadi headline majalah sepak bola Belanda, Voetbal International edisi Minggu (17/11) lalu. Ya, hasil imbang tim Oranje, julukan Tim nasional Belanda, atas Irlandia Utara 0-0 memastikan skuat Ronald Koeman kembali melenggang ke Euro setelah enam tahun absen.

Sejak didapuk sebagai pelatih utama Oranje, Februari 2018 lalu, ekspekstasi publik Belanda tidak terlalu besar.Apalagi mereka masih mengingat kenangan timnya gagal lolos ke Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018. Koeman pun tak mau kesempatan tersebut terbuang sia-sia. Sayang, hasil seri di Windsor Park, Belfast belum memenuhi harapan mereka. Langkah Koeman tidak hanya sekadar lolos ke putaran final Piala Eropa 2020, melainkan menjadi juara grup. Namun, ambisinya belum kesampaian.

Belanda masih menjadi runner up grup C, atau tertinggal dua poin dari Jerman yang telah mengemas 19 poin setelah menang 4-0 atas Belarusia di hari yang sama. Di laga terakhir melawan peringkat 104 FIFA, Estonia, Belanda berharap bermain habis-habisan. Mereka harus menjadikan Estonia sebagai lumbung gol dalam laga yang akan berlangsung di Amsterdam Arena, dini hari nanti. Sembari berharap Jerman gagal merebut poin penuh melawan Irlandia Utara di hari yang sama.

Sayang, dalam laga melawan Estonia, sang kapten Virgil Van Dijk dipastikan tidak tampil di partai pamungkas tersebut. Bek sentral Liverpool itu memutuskan untuk mundur dari skuat Oranje. Dalam rilisnya, Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB) menyebut alasan pengunduran diri karena kepentingan pribadi.

Sosok Van Dijk memang tak tergantikan dalam beberapa tahun terakhir. Pemain berusia 28 tahun itu memiliki peran besar di balik kesuksesan timnas Belanda melaju ke putaran final Piala Eropa tahun depan. “Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, dipastikan tak akan bisa memainkan Virgil van Dijk pada partai melawan Estonia. Van Dijk harus pulang karena ada masalah pribadi dan sudah meninggalkan kamp latihan timnas Belanda,” tulis KNVB.

Dari penelurusan The Independent, usut punya usut absennya van Dijk karena urusan klub. Ia harus kembali berlatih bersama Liverpool di pertandingan lanjutan Liga Inggris.

The Reds tampaknya tak ingin rekor tak terkalahkan sepanjang musim ini gagal akibat jeda internasional. Sabtu (23/11) besok, mereka harus berhadapan dengan Crystal Palace.

Selain Van Dijk, rekan setimnya di Liverpool yang juga di Timnas Inggris, Jordan Henderson dan Joe Gomez juga ikut pulang lebih dahulu menjelang laga terakhir Three Lions melawan Kosovo. Striker The Reds Mohamed Salah juga mengundurkan diri dari Timnas Mesir, termasuk Andy Robertson yang ikut-ikutan absen dari Skotlandia sebelum jeda internasional.

Kendati demikian, absennya Van Dijk tak membuat Ronald Koeman pusing tujuh keliling. Pasalnya, ia masih memiliki stok pemain yang bisa mengisi bek tengah menemani bek Juventus, Matthijs de Ligt. Diantaranya; Nathan Ake dan Daley Blind yang kerap dimainkan sebagai bek tengah. Joel Veltman yang kerap kali dimainkan di posisi bek kiri juga bisa dipasang sebagai tandem De Ligt di partai melawan Estonia nanti. Ketidakhadiran Van Dijk, membawa kemungkinan bahwa Belanda kemungkinan akan turun dengan tim pelapis, kemenangan atas Estonia seharusnya tetap bisa diraih. Namun, itu sepertinya tidak bakal cukup bagi Oranje untuk menyalip Jerman di tikungan terakhir.

(fin/tgr)