Puan Maharani Tegaskan PDIP dan NasDem Akur

Foto : Iwan Tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Presiden Joko widodo didampingi Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, Ketua Partai Nasdem, Surya paloh, serta pejabat Negara dan ketua partai melambaikan tangan saat menghadiri HUT ke-8 Partai NasDem di JIExpo Kemayoran Jakarta, Senin (11/11/2019).

JAKARTA – Presiden Joko Widodo dinilai sukses membungkam semua tudingan tentang hubungannya dengan Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh. Jokowi menggunakan momentum itu pada acara HUT ke-8 Partai NasDem pada Senin (10/11) malam untuk menjawabnya.

“Tidak hanya lewat kata-kata. Tetapi Jokowi juga menunjukkannya melalui komunikasi non verbal. Seperti berpelukan itu mempunyai makna yang kuat dan mendalam. Sekaligus menegaskan posisi bahwa Jokowi tetap menghormati Surya Paloh dan Partai NasDem,” ujar akademisi dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Mikheal Raja Muda Bataona, Selasa (12/11).

Menurutnya, bagaimana pun juga Nasdem sudah berkorban untuk Jokowi-Jusuf Kalla (JK) dan Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia menilai pelukan Jokowi kepada Surya Paloh sebagai ekspresi kesantunan yunior kepada orang yang lebih tua. Selain itu, makna pelukan tersebut menjadi manifestasi dari falsafah politik Jokowi. Yakni “Lamun sira sekti ojo mateni (meskipun sakti jangan suka menjatuhkan, Red),” papar kata dosen investigatif news dan jurnalisme konflik pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik tersebut.

Sebagai seorang presiden, Jokowi punya kuasa sangat besar. Namun, sebagai sosok yang hidup dalam tradisi Jawa, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tetap rendah hati untuk merangkul dan menghormati yang lebih tua. Jokowi, kata dia, paham bahwa statement-statement keras yang dilontarkan Surya Paloh adalah bagian dari komunikasi politik yang harus ditanggapi secara cerdas.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menegaskan selama ini tidak pernah ada kerenggangan antara Ketum PDIP DPP Megawati Soekarnoputri dan Ketum DPP Partai NasDem Surya Paloh. Dia menyebut dinamika politik wajar terjadi. “Waktu Bu Mega dan saya hadir, Pak Surya Paloh menyambut di depan pintu. Bahkan, kita naik lift bareng-bareng kok,” kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11).

Ketua DPR RI ini memastikan koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin tetap solid. Menurutnya, sindiran-sindiran beberapa waktu lalu tidak mengganggu hubungan PDIP dan NasDem. “Sama sekali tidak mengganggu hubungan PDIP dan NasDem. Soal ada dinamika itu biasa. Yang terpenting koalisi ini akur dan solid” tegasnya.

(rh/fin)