Red Star Belgrade 0-4 Tottenham Hotspurs: Brace Permintaan Maaf

BELGRADE – Penyesalan yang mendalam masih bersemayam di benak Song Heung Min. Itu dibuktikannya saat winger Tottenham Hotspur itu melesatkan dua gol ke gawang Red Star Belgrade di matchday ke empat Grup B Liga Champions, dini hari (7/11) kemarin.

Di depan kamera yang menyorotnya, Striker Tottenham Hotspur melakukan selebrasi dengan gestur meminta maaf. Ia mengatup dua tangannya sembari menunduk usai melesatkan gol keduanya.

Dilansir dari HITC, selebrasinya itu jelas ditujukan kepada pemain debutan baru Everton, Andre Gomes. Son tak sengaja menabrak Gomes yang membuat ankle Gelandang timnas Portugal itu mengalami dislokasi dan harus dilarikan ke rumah sakit. Insiden terjadi saat laga Everton versus Tottenham di matchweek ke-11 Liga Premier, Senin (4/11) dini hari WIB. Son yang shock melihat kejadian itu langsung menangis dan meminta maaf kepada Gomes yang masih terkapar di lapangan.

Ya, usai insiden mengerikan itu, Son mengaku belum bisa move on. Ia merasa bersalah terhadap Gomez. Momentum brace-nya ke gawang Red Star ia dedikasikan untuk pemain yang kini nilai jualnya terjun bebas tersebut.

Sontak, selebrasi terpuji itu meraih simpati dari suporter Everton juga.
Mantan Striker Tottenham dan Everton, Gary Lineker, termasuk sosok yang pertama tak sungkan memuji isyarat simpatik yang Son perlihatkan. “Semoga Gomes melihat “pesan” ini, Son sudah meminta maaf dengan cara yang sportif,” katanya sebagaimana yang dilansir RMC Sport.

Berlaga di kandang Red Star, Spurs berpesta gol. Skor 0-4 itu tercipta dari sontekan Giovano Lo Celso di menit ke-34, Son di menit ke-57 dan menit ke-61, serta Christian Eriksen di menit ke-85.

Tim tuan rumah menjadi frustasi karena tidak sanggup menjebol gawang wakil Inggris tersebut. Hasil itu membuat Spurs menempel ketat pemuncak klasemen Grup B Bayern Munchen dengan mengenas tujuh poin dari 4 laga.

Saat ditanya usai pertandingan, Son menjelaskan maksud selebrasinya tersebut. “Beberapa hari terakhir ini merupakan hari yang sulit untuk saya,”katanya kepada BBC Sport, kemarin

“Saya ingin meminta maaf atas insiden dan situasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, saya menyesalinya,” tambahnya. Hingga berita ini diturunkan, Belum ada respon dari pihak Gomes terkait permintaan maaf tersebut.

Sementara, Manajer Tottennham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengaku laga kemarin hanya pijakan kecil dari rangkaian target mereka merebut juara tahun ini.

“Anak-anak sudah memberi hasil yang luar biasa. Ini adalah hasil yang luar biasa untuk laga tandang,” ucap Pochettino dalam sesi temu pers pasca-laga.

“Kami membutuhkan kemenangan seperti ini. Kami percaya hal yang sama akan terjadi di laga-laga berikutnya,” tutur pelatih berpaspor Argentina itu.
Tercatat, Spurs menjadi tim asal Inggris pertama yang meraih kemenangan di markas Red Star sejak kekalahan Liverpool di tempat dan ajang serupa pada musim lalu.

Spurs pun tak bisa terlalu lama untuk bersantai, merek akan menjamu Sheffield United di laga Liga Inggris, esok malam (9/11).

Meski melawan tim promosi, Spurs tidak menganggap remeh Sheffield United. Laga tersebut juga berpeluang jadi kesempatan bagi Son untuk kembali mencetak gol persembahan khususnya.

(dbs/fin/tgr)