Kasus Pelanggaran Lalulintas Alami Peningkatan

MAMUJU – Selama pelaksanaan Operasi Zebra dari tanggal 23 Oktober sampai 5 November 2019, Polda Sulbar mencatat 1.767 data pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Wadir Lantas Polda Sulbar, AKBP Yong Ferrydjon mengatakan meningkatnya angka pelanggaran dan lakalantas tersebut akibat kurangnya kesadaran para pengendara dalam menaati peraturan lalu lintas.

“Pelanggaran dan lakalantas tahun ini mengalami peningkatan disebabkan bebeberapa faktor. Yaitu kurangnya kesadaran hukum pada pemakai jalan untuk mentaati peraturan lalu lintas, ditambah lagi sarana dan prasarana jalan yang kurang memadai sedangkan jumlah pertumbuhan penduduk untuk di Sulbar semakin meningkat,” kata Ferrydjon saat konfrensi pers di aula Ditlantas Polda Sulbar, Kamis 7 November.

Ia menambahkan hal itu mengakibatkan terjadinya jumlah peningkatan pelanggaran dan lakalantas sebayak 500 kasus jika dibandingkan dengan Operasi Zebra pada tahun yang lalu.

“Jumlah itu meningkat 500 kasus jika dibandingkan dengan data tahun 2018 lalu sebanyak 1.267,” tambahnya.

Ferrydjon juga menyampaikan khusus untuk kecelakaan lalu lintas mengalami lonjakan yang sangat signifikan pada Operasu Zebra kali ini. Dimana terjadi peningkatan 18 kasus yang juga memakan korban jiwa dan kerugian materil.

“Sementara untuk data kecelakaan sebanyak 19 kasus atau naik 18 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2018 yang hanya terdapat satu kasus saja. Pada data kecelakaan kali ini juga memakan korban jiwa yang sebanyak 4 orang yang meninggal dunia, luka berat 4 orang, luka ringan 25 orang dan kerugian materil sebanyak Rp35,1 juta,” ungkap Ferrydjon.

Sehingga, lanjut Ferrydjon, untuk menekan angka pelanggaran dan lakalantas ini, pihaknya akan melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas secara rutin.

“Agar pelaksanaan Operasi Zebra kedepan lebih baik lagi, dalam penindakan tujuh prioritas pelanggaran lalu lintas yang dapat berpotensi penyebab lakalantas, maka akan ditindak lanjuti dengan kegiatan rutin sehingga dapat mengurangi kejadian laka lantas di wilayah Polda Sulbar,” tandasnya.

(hab/sol)