City vs Atalanta: Datang Tanpa Beban

MANCHESTER – Rasa gelisah masih membayangi Pep Guardiola jelang laga Manchester City kontra Atalanta, dini hari nanti.

Dilansir dari The Guardian, juru taktik The Citizen jni mengaku belum siap memenangkan Liga Champions. Alasannya, mereka tidak cukup matang menghadapai kemelut di depan gawang.

The Citizen mencetak dua gol saat duel kontra Crystal Palace, Minggu (20/10) lalu. Gabriel Jesus membuka keunggulan City pada menit ke-39. David Silva kemudian mencetak gol kedua City sekaligus memastikan tiga poin untuk timnya.

Gol kemarin menjadi torehan spesial bagi Gabriel Jesus untuk klubnya. Sontekannya ke gawang Crystal Palace golnya yang ke-50 untuk klub. PBagi Jesus, itu adalah golnya yang ke-50 untuk City sejak gabung pada Januari 2017. Sayangnya, hal itu belum cukup memuaskan hati Guardiola. Dari sekian banyak laga, pelatih berpaspor Spanyol itu lebih memilih Sergio Aguero.

Dalam laga itu, gawang City lebih banyak diserang. Sang kiper Ederson kerap melakukan penyelamatan dari sontekan mau striker Palace, Kristen Benteke dan Wilfried Zaha.

Bagi Pep, laga kemarin menjadi cerminan bahwa Man City harus melakukan perbaikan, jika ingin merengkuh gelar perdana di Liga Champions. Ya, meski diisi para pemain yang mumpuni, di dua musim terakhir, langkah The Citizens selalu terhenti pada perempat final.

“Intinya, kami belum siap jika ditarget bisa memenangkan Liga Champions. Kami menciptakan banyak peluang dan tidak kebobolan, tetapi kami masih bisa berkembang,” kata Guardiola.

“Kami adalah tim dalam dua musim terakhir yang mencetak banyak gol dan menciptakan banyak peluang. Saya tidak ragu tentang itu, tapi kami harus terus berjalan dan kerjakan itu,” terangnya.

Kendati demikian, laga melawan Atalanta bukanlah jamuan yang membahayakan. La Dea- sebutan Atalanta baru mampu menceploskan satu gol dan kebobolan enam kali. Berkunjung ke Etihad Stadium, adalah hal yang sulit bagi skuat Gian Piero Gasperini.

Atalanta datang dengan komposisi skuat yang sedikit pincang. Bomber La Dea, Duvan Zapata dan Gli Orobici, terpaksa menepi akibat cedera paha. Jelas hal ini mampu memberi keleluasaan Kevin de Bruyne dan kawan-kawan untuk menyerang.

Dilansir dari Football Italia, Allenatore Atalanta, Gian Piero Gasperini dengan beeat hati menyiapkan Josip Ilicic dan Alejandro Gomez untuk lini serang mereka. Gebrakan Gomez cukup berbahaya. Ia mampu mencetak dua gol dalam dua laga terakhir di Serie A. The Citizen pun tak boleh memandang Atalanta sebelah mata.

Apalagi Atalanta yang berstatus debutan menjadikannya tampil tanpa beban. “Menang, imbang atau kalah, itu bukan hasil yang kami cari. Yang bisa kami lakukan adalah mencari kesenangan di sini (Etihad),” tandasnya.

Laga melawan Citu menjadi pertemuan perdana mereka. Meski telah dipermak tuan rumah Dinamo Zagreb 0-4 di laga pertama, lalu tumbang 1-2 saat menjamu Shakhtar Donetsk di laga kedua, tak membuat La Dea berhenti berharap. Hasil imbang di Etihad, bisa membuat mereka menjadi kekuatan Italia yang baru di musim berikutnya.

(fin/tgr)