Begini Cara Atasi Gangguan Kecemasan atau Anxiety Disorder

SETIAP orang pasti memiliki perasaan cemas atau anxiety. Kecemasan sendiri merupakan rasa gugup berlebihan, kegelisahan dan mudah takut atay tidak merasa nyaman. Perasaan-perasaan tersebut disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari pengalam hidup, stres serta tekanan.

Dikutip CIMSA, kecemasan paling terjadi pada saat situasi atau peristiwa yang bermakna besar dan berat. Pria disebut-sebut memiliki factor risiko lebih tinggi untuk mengalami hal ini lantaran stigma negatif yang mempersulit guna mencari bantuan.

Sebenarnya kecemasan bukanlah suatu yang harus dikhawatirkan. Namun, menurut Diagnostic and Statistical annual of Mental Disorders (DSM-5), sudah dianggap sebagai sebuah gangguan atau biasa disebut anxiety disorder.

Anxiety disorder dapat terjadi ketika perasaan gelisah, takut dan cemas tersebut tidak menghilang dan menimbulkan gejala seperti gangguan konsentrasi. Selain itu, kesulitan tidur, sensasi tegang pada otot, dan cepat lelah, yang bisa sangat mengganggu produktivitas sehari-hari.

Lantas, bagaimana cara menanggulanginya? Hal pertama adalah untuk mencari bantuan dan berbicara dengan seseorang tentang rasa gelisah yang tengah dialami. Anxiety disorder membuat penderitanya sangat takut mengenai ancaman yang bisa terjadi, baik itu nyata maupun hanya hasil manipulasi pemikirannya saja.

Kita perlu memerhatikan ketika lingkungan di sekitar kita seperti keluarga, teman, kolega yang mungkin sedang mengalami masalah personal. Menawarkan bantuan sederhana atau cukup dengan mendengarkan keluhannya dapat membawa dampak positif yang sangat besar.

Dengan demikian kita dapat berkontribusi dalam mencegah timbulnya anxiety disorder, paling tidak bagi orang-orang terdekat kita. (heq)