Surpreendente, El Commandante !

KYIV – Acordaram Tarde atau terlambat bangun, menjadi judul headline Harian Olahraga Portugal, Record edisi kemarin (15/10). Ya, judul itu menjadi sindiran bagi penampilan Portugal yang terlambat panas dalam laga tandang kontra Ukraina di laga lanjutan kualifikasi Euro 2020 Grup B, dini hari kemarin.

Selecao-sebutan Timnas Portugal tumbang 2-1 dari Ukrakna di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kyiv. Hasil itu membuat skuat besutan Andriy Shevchenko lolos ke putaran final Eropa 2020. Dua gol kemenangan Ukraina masing-masing dicetak oleh Riman Yaremchuk (6′) dan Andriy Yarmolenko (27′).

Sementara gol Portugal datang dari tendangan penalti Cristiano Ronaldo pada menit 72. Kekalahan itu membuat anak asuh Fernando Santos terpaksa menunda pestanya. Kans untuk lolos masih terbuka lebar. Pasalnya, Portugal hanya berduel dengan tim lemah di dua laga selanjutnya, melawan juru kunci Lithuania (15/11) dan tim peringkat 93 FIFA, Luxembourg (17/11).

Meski kalah, Cristiano Ronaldo akhirnya berhasil mencatat rekor baru. Penaltinya ke gawang Ukraina, menggenapkan golnya ke 700 dari 976 penampilan sepanjang karirnya di segala kompetisi.

Di level internasional, penalti kemarin merupakan golnya yang ke 95 bagi Selecao. El Commandante-sebutan lain CR7- hanya terpaut 14 gol dari Ali Daei. Eks bomber Bayern Munchen itu telah menorehkan 109 gol bagi Iran.

Debut profesionalnya dimulai sejak tahun 2003. Di usia 16 tahun, ia telah mencetak lima gol dari 31 penampilannya di Sporting Lisbon. Ronaldo menjadi mesin gol di Manchester United, Real Madrid, dan kini Juventus.

“Tidak sembarang orang yang bisa mencapai angka (700 gol) ini, ” ujar Ronaldo kepada wartawan dilansir dari Dailymail, kemarin.

‚ÄúTerima kasih kepada rekan setim, kolega, dan pelatih hingga membantu saya menjadi sekarang. Meski saya kecewa, kami tidak menang, tetapi rasa bangga saya terhadap Selecao tidak pudar,” tambahnya.

Peraih Ballon d’Or lima kali itu berada di posisi ke enam sebagai dalam daftar pemain dengan 700 gol lebih dalam catatan Rec Sport Soccer Statistics Foundation.

Urutan pertama masih dihuni legenda Timnas Austria dan Slavia Praha, Josef Biscan dengan raihan 805 gol.Pesaing terkuat Ronaldo adalah Lionel Messi. La Pulga-sebutan Messi- membuntutinya di urutan ke-7. Bintang Barcelona itu telah menorehkan 672 gol.

Kendati demikian, Ronaldo punya banyak kesempatan untuk bisa menyamai rekor sepanjang masa Josef Bican.

“Berapa banyak catatan yang saya miliki? Saya tidak tahu, “lanjut Ronaldo.

“Rekor datang secara alami, saya tidak pergi mengejarny, catatan datang mencari saya. Tanpa harus ada obsesi, mereka datang secara alami,” sesumbarnya.

(fin/tgr)