Wales di Ujung Tanduk

CARDIFF — Semifinalis Piala Eropa 2016, Wales, berada di ujung tanduk. Gareth Bale dan kawan-kawan terancam tidak lolos ke Piala Eropa 2020 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Kroasia di laga keenam Grup E, dini hari kemarin.

Dengan hasil seri ini, Wales yang baru mengoleksi delapan poin tertahan di posisi keempat klasemen sementara Grup E. Mereka terpaut empat serta dua angka di belakang Hungaria dan Slowakia yang ada di posisi kedua dan ketiga.

Meski masih menyisakan dua pertandingan menghadapi Azerbaijan dan Hongaria, bukan pekerjaan mudah bagi anak asuh Ryan Giggs untuk bisa menjaga peluang setidaknya merebut tiket playoff. Pasalnya, mereka sejauh ini belum bisa menunjukkan performa meyakinkan.

Akan tetapi, Giggs mencoba tetap optimis. Ia bahkan masih berharap finis sebagai runner up dan lolos langsung sebagai wakil Grup E. Legenda Manchester United itu hanya berharap Kroasia “membantu” mereka mengalahkan Slowakia bulan depan.

“Kami mengandalkan Kroasia untuk mengalahkan Slovakia, tetapi kami juga harus memenangkan dua pertandingan kami. Itulah fokus kami dan itu tidak akan mudah, tapi itu apa yang kami tuju,” kata Giggs di BBC.

Tidak seperti Wales, Rusia melenggang mulus mengikuti Belgia di Grup I. Berkat kemenangan 5-0 atas Siprus di Neo GSP Stadium pada matchday kedelapan, tuan rumah Piala Dunia 2018 itu dipastikan aman di dua besar Grup I.

“Tugas utama adalah memenangkan Piala Eropa. Kami juga memiliki tugas untuk bermain melawan Belgia di kandang di St. Petersburg. Kami berjuang untuk tempat pertama,” kata Pelatih Rusia, Stanislav Cherchesov di Express Rusia.

Polandia juga tanpa kendala berarti melenggang ke Euro 2020. Robert Lewandowski dan kawan-kawan memastikan tempat mereka di putaran final tahun depan usai menang 2-0 atas Macedonia Utara di National Stadium, Warsaw.

Tambahan tiga angka ini membuat Polandia mengoleksi poin 19 dan dipastikan tidak tergusur dari dua besar Grup G karena unggul delapan angka di atas Macedonia Utara dan Slovenia. Dengan hanya tersisa dua laga, kedua negara itu maksimal menutup kualifikasi dengan poin 17.

“Masih terlalu dini untuk mengatakan seperti apa persiapan kita untuk turnamen nanti. Kami sekarang tertarik pada dua kemenangan lagi di babak kualifikasi, meskipun kami telah mendapatkan promosi,” kata pelatih Jerzy Brzeczek dikutip dari Onet.

(amr)