Swansea Dibanderol Rp672 M

(Photo by Athena Pictures/Getty Images)

SWANSEA – Gemerlap Liga Inggris ternyata tak membuat Swansea City meraih keuntungan berlimpah. Bahkan klub berjuluk The Swan itu akan didiskon setelah valuasi harganya di pasaran anjlok seperti dilansir Mirror.

Dua pemegang saham terbesar Swansea City, Jason Levien dan Steve Kaplan dikabarkan tengah mencari pembeli klub yang pernah menjuarai Piala Liga 2013 tersebut. Harga yang dibanderol mencapai 38 juta poundsterling atau setara dengan Rp672 miliar

Ya, niat kedua pengusaha Amerika Serikat menjual Swansea berawal dari menurunnya nilai valuasi klub yang bermarkas di Liberty Stadium itu, pasca terdegradasi dari Liga Premier.

Mereka mengaku tak sanggup lagi menangani klub Championship sejak di-takeover, Juli 2016 silam. Sejak turun kasta, manajemen langsung melakukan efisiensi seperti memangkas gaji pemain dan ofisial termasuk menjual pemain bintang.

Di antaranya, menjual salah satu wonderkid-nya, Daniel James ke Manchester United seharga 15 juta pound. Striker muda Swansea, Oli McBurnie juga ikut hijrah ke tim promosi Sheffield United. Bomber timnas Skotlandia dilego dengan mahar 17 juta Poundsterling.

Meski mengantongi keuntungan 38 juta Pound dalam bursa transfer musim panas lalu, Swansea juga tak mampu membayar segala operasionalnya.

Dilansir The Sun, Jason Levien dan Steve Kaplan mengaku tak mampu membiayai belanja besar-besaran dan mengamankan langkah The Swan kembali promosi ke Liga Premier.

Para pemilik The Swan juga berjanji akan memberikan bonus 15 juta pounds, jika skuat asuhan Steve Cooper ke papan atas Liga Inggris dalam lima tahun ke depan.

Kendati dijual, kans Swansea kembali ke jalur promosi terbuka lebar. Andrew Ayew dan kolega tampil impresif dengan mengantongi 21 poin dari enam kemenangan dari 11 laga musim ini. Hasil itu mendongkrak klasemen Swansea ke posisi empat atau selisih satu poin dengan pemuncak liga, West Brom.

(gie/fin/tgr)