Indonesia vs Vietnam: Laga Sulit Garuda

JAKARTA – Timnas Indonesia Senior bakal melanjutkan kiprahnya putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G. Kali ini, skuat Garuda bakal menghadapi Vietnam. Dalam laga yang bakal berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, malam nanti.

Andik Vermansyah dan kawan-kawan dikatakan memiliki tantangan besar. Hal itu diungkapkan langsung oleh pelatih kepala Timnas Indonesia, Simon McMenemy.

Selain, wajib meraih tiga poin, skuat Garuda juga harus mampu menjaga stamina hingga laga berakhir.

Ya, dari hasil evaluasinya, Simon menerangkan bahwa timnas selalu tampil baik di tiga laga sebelumnya pada babak pertama.

Namjn di paruh kedua, Hansamu Yama Pranata dan kolega tampak kesulitan. Inkonsistensi membuat timnas kerap melakukan kesalahan hingga akhirnya harus menelan pil pahit.

Contohnya, dalam matchday pertama kualifikasi Piala Dunia 2022 saat Indonesia melawan Malaysia. Babak pertama, Indonesia lebih dahulu unggul 2-1, namun harus tertinggal 2-3 di akhir paruh kedua.

Hal yang sama juga terjadi di matchday ketiga, Indonesia mampu tampil defensif melawan Uni Emirat Arab di paruh pertama. Anak asuh Simon hanya tertinggal 0-1.

Akan tetapi, ketika babak kedua, Indonesia bermain berantakan dan kalah dengan skor telak 0-5.

“Menghadapi Vietnam tantangan yang sulit, kita tahu babak pertama selalu berjalan dengan baik, taktik kita juga berjalan baik, namun di babak kedua kita mulai kesulitaa,” kata Simon Mcmenemy dalam konferensi pers jelang laga, Senin (14/10).

Simon mengatakan, usai menghadapi UAE, mereka mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang selama empat jam dari Dubai menuju Jakarta.

“Namun kita tak khawatir karena mereka (timnas) adalah pemain profesional. Mereka punya motivasi yang baik, Kita juga sudah melakukan recovery kepada pemain,” terangnya.

Lebih lanjut, pelatih asal Skotlandia bakal melakukan rotasi pemain dalam laga nanti malam. “Saya tidak mau bicara tentang tim, dan strategi sebelum pertandingan. Jadi kita lihat saja nanti,” bebernya.

Mantan pelatih Bhayangkara FC itu mengaku telah mempelajari gaya bermain Vietnam.”Kami tidak mau bicara rekor, pemain Vietnam semakin muda dan berani. Ini pertandingan yang sulit, apalagi dua laga mereka belum kebobolan sekalipun,” pungkasnya.

Demi menambah lini bertahannya, Simon kembali memanggil Otavio Dutra. Pemain berdarah Brasil diminta memperkuat timnas usai proses naturalisasi dan paspor sebagai warga negara Indonesia (WNI) selasai.

Bergabungnya Dutra akan menambah kekuatan palang pintu garuda. Dutra telah menjalani latihan perdana di Lapangan Trisakti, Kuta, Bali, Minggu (13/10) sore. ” Saya sangat senang dan enjoy, dan sebelumnya sudah berlatih bersama teman-teman yang sudah banyak saya kenal,” jelasnya.

Meski kans lolos ke putaran selanjutnya semakin sulit, Indonesia wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang.

(gie/fin/tgr)