Mitos Lemak yang Tidak Anda Sadari Kebenarannya

PIXABAY

JAKARTA – Apa yang ada dikepala hampir setiap orang, ketika mendengar kata lemak, maka konotasi negatiflah yang ada dipikiran mereka. 

Padahal, jika bicara lemak dari sisi medis, kata ini tidaklah selalu bisa dikaitkan dengan hal yang buruk. Namun mitos dan miskonsepsi di tengah masyarakatlah yang membuatnya demikian. 

Untungnya, beberapa studi berhasil membantah mitos dengan temuan yang mencerahkan. Apa saja itu, berikut seperti dilansir Men’s Heatlh:

Mitos:

Hanya ada satu jenis lemak

Fakta:

Lemak terbagi menjadi beberapa jenis. Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. adalah jenis lemak yang menyehatkan jantung dan mudah untuk terbakar dalam tubuh. Namun sebaliknya, ada juga jenis lemak jenuh seperti yang ditemukan pada kelapa, mentega dan lemak daging sapi dan daging ayam. Sementara yang ditemukan pada makanan olahan dan beberapa jenis daging, adalah transfat.

Mitos:

Lemak buruk untuk kesehatan

Fakta:

Data Dietary Guidelines for American menyebutkan bahwa, lemak kualitas rendah itu sama saja dengan karbohidrat dengan kualitas yang sama. Sebab itu konsumsi lemak sehat seperti yang didapat dari konsumsi salmon, kacang walnut, flax seed dan beberapa lainnya, justru  dianjurkan.

Mitos: 

Konsumsi lemak, berapa pun jumlahnya, dapat membuat Anda gemuk

Fakta:

Pada kenyataannya, para ahli menganjurkan orang-orang untuk mengkonsumsi lemak sehat. sebesar 20 persen dari kalori harian mereka.

Mitos:

Lemak tak bermanfaat

Fakta:

Menurut ilmu kedokteran, tubuh manusia justru membutuhkan lemak untuk medukung kerja otak yang normal, jugafungsi-fungsi tubuh lainnya, termasuk produksi hormon, meregulasi suhu tubuh dan lainnya.

(ruf/fin)