Bahaya Konsumsi Minuman Berenergi

Pixabay

JAKARTA – Sebagian orang mungkin akan mengenali minuman berenergi, sebagai salah satu alternatif pengganti kopi, untuk meningkatkan mood, khususnya di pagi hari, atau di saat kantuk menyerang. 

Dan meski manfaatnya untuk membuat orang lebih awas, atau tetap terjaga dari rasa kantuk, namun ketika dikonsumsi secara rutin, kebiasaan yang satu ini bukanlah tanpa risiko. 

“Pada dasarnya minuman jenis ini adalah softdrink dengan tambahan kafein,” ungkap pakar diet Kate Gudorf seperti dilansir Huffington Post Australia.

Menurut pembicara Dietitians Association of Australia itu, dalam satu kelang atau botol minuman berenergi, setidaknya  terdapat kafein dalam jumlah yang setara dengan satu cangkir kopi. 

Akan tetapi, lanjut dia, berbeda dengan kopi, dari 350ml minuman berenergi terkandung setidaknya 9 hingga 10 sendok teh gula tambahan, menekankan jika itu bukanlah jumlah yang sedikit, dan dapat membahayakan kesehatan.

Hal senada juga diserukan pakar diet Robbie Clark menyebutkan bahwa energi drink dapat membahayakan kesehatan dan tidak menyarankan untuk mengkonsumsinya. 

“Tidak hanya mengandung terlalu banyak gula dan mid-high kafein, minuman berenergi juga dapat menyebabkan ketagihan,” jelas Clark.(ruf/fin)