Polwan Polda Maluku Utara Ditangkap Densus 88

Beranda Peristiwa Polwan Polda Maluku Utara Ditangkap Densus 88

JAKARTA – Anggota Polisi wanita (Polwan), berinisial NOS alias Bripda Nesti (23) untuk kedua kalinya ditangkap tim Densus 88 Antiteror. Dia diduga terpapar paham radikal dan masuk ke jaringan terorisme.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra membenarkan, penangkapan oknum Polwan di Polda Maluku Utara, berinisial NOS. Ini merupakan penangkapan yang kedua kalinya.

“Ya, ini kedua kalinya dia diamankan. Sebab terpapar paham radikal. Dan untuk kasus pertamanya juga, sampai kini masih dilakukan pendalaman oleh Tim Densus 88,” kata Asep tanpa menjelaskan detail kapan dan dimana penangkapannya kepada awak media di Mabes Polri, Kamis (3/10).

“Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Densus 88 Mabes Polri,” sambung mantan Kapolres Metro Bekasi Kabupaten ini.

Adapun pasca penangkapan yang kedua kalinya ini, mantan Kapolres Metro Bekasi Kabupaten mengatakan, sesuai aturan organisasi sanksi yang akan diterimanya yakni menuju sidang kode etik internal. Jika pada sidang itu, dia terbukti terpapar radikal, maka sanksinya adalah pemberhentian secara tidak hormat (PTDH).

“Ya, nanti pembuktiannya di sidang kode etik. Jika terbukti terpapar radikal ya akan dilakukan PTDH kepadanya,” tegas Asep.

Berdasarkan informasi tim Fajar Indonesia Network dari berbagai sumber, Densus 88 meringkus Bripda Nesti setelah mendapatkan laporan, yang bersangkutan sudah sebulan belakangan meninggalkan tugas tanpa izin atau desersi dari jajaran Polda Maluku Utara.

Sampai akhirnya, dia ditangkap di Yogyakarta, pada Jumat (26/9). Polwan berpangkat Bripda itu kabarnya ditangkap Densus 88, karena diduga memiliki keterlibatannya dengan jaringan terorisme Wawan Wicaksono yang ditangkap di Salatiga, Jawa Tengah, pada hari itu juga.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Bripda Nesti diamankan Kepolisian Jawa Timur di Surabaya, dengan laporan yang sama terkait meninggalkan tugas, serta menggunakan identitas palsu dalam penerbangan dari Ternate ke Surabaya.

Dari penangkapan itu pula, Bripda Nesti masih diberikan kesempatan untuk bertugas di institusi kepolisian, setelah dirinya dikirimkan kembali ke Polda Maluku Utara untuk dibina.

Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Suroto mengakui jika Bripda Nesti telah meninggalkan tugas tanpa izin atau desersi, sejak awal September lalu.

Atas hal itu pula, pihaknya pun berusaha mencarinya hingga menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) atas namanya. Hingga Tim Densus 88 akhirnya dapat menangkapnya di daerah Jogjakarta.

“Penangkapan dia juga, setelah anggota mendapatkan informasi dari diterbitkannya surat DPO kepada yang bersangkutan,” ucapnya.

Suroto mengungkapkan, sebelum desersi, Bripda Nesti bertugas di Satuan Logistik Polda Maluku Utara. Dia rajin masuk kerja dari pagi hingga sore. Suroto mengakui, pihaknya belum mengetahui bagaimana Nesti bisa terpapar paham radikal.

“Kita tidak tahu bagaimana sampai bisa terpapar radikalisme. Saat ini kita dalam proses untuk lakukan sidang kode etik profesi. Dan dengan terpapar seperti itu, berarti dia sudah tidak layak menjadi anggota Polri. Kasus hukumnya Densus 88 yang tangani,” pungkasnya.

(Mhf/gw/fin)

Baca Juga

BNI Mudahkan Mahasiswa Gapai Cita-cita

JAKARTA - Kehadiran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sangatlah dekat dengan dunia pendidikan di Indonesia. BNI, yang sering disebut sebagai bank kampus,...

Pegawai Positif Corona, Kantor Yasonna Laoly Ditutup

JAKARTA- Gedung Kementerian Hukum dan HAM (eks Sentra Mulia) yang menjadi tempat Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berkantor ditutup sementara setelah salah seorang...

10 Menit Lagi Joko Tjandra Sampai Halim

 JAKARTA - Dua puluh tiga saksi yang telah diperiksa atas kasus kaburnya buronan kelas kakap Joko Tjandra membuahkan hasil atas kasus hak tagih Bank...

Sekretariat PDIP di Cileungsi Dibom Molotov

JAKARTA- Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal...

Gila! Ayah Pergi Melaut, Ibu dan Anak Kandung Indehoi di Rumah

BITUNG- Warga Kota Bitung, Sulawesi Utara dihebohkan dengan sebuah kasus hubungan terlarang antara seorang anak dan ibu kandungnya sendiri yang kedapatan telah berhubungan badan. Kasus...

Berita Terbaru

Pendaftar Guru Penggerak Sudah Capai 1.108 Peserta

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, sebanyak 1.108 guru telah mendaftar menjadi calon guru penggerak angkatan kedua. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD,...

Denny Siregar: Jokowi yang Tetapkan Hari Santri, Tapi Dia Dituduh Anti Islam, Sial kan?

JAKARTA- Setiap tanggal 22 Oktober setiap tahun para santri merayakan hari Santri Nasional yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 lalu. Meski demikian,...

Media Diminta Edukasi Demokrasi

JAKARTA – Pemerintah mengajak kalangan media massa untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang berdemokrasi. Terutama pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020....

Hari Santri Nasional, Menag Apresiasi Resolusi Jihad

JAKARTA- Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober sejak ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 lalu. Penetapan Hari Santri antara lain didasarkan pada...

270 Orang Anarko Diamankan, Polisi Lakukan Maladministrasi

JAKARTA - Sebanyak 270 orang diamankan terkait demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Selasa (20/10). Mereka diamankan karena berniat membuat rusuh dan melakukan...

Nusantara

Diduga Berzina, Warga Pegirikan Dipolisikan

TALANG - Kasus dugaan perzinaan yang dilakukan warga Pegirikan, Kecamatan Talang diadukan ke jajaran Unit PPA Polres Tegal. Dari kasus perzinaan ini mengakibatkan istri...

Tinggi, Kasus Persetubuhan Anak di Cianjur

CIANJUR - Hak-hak anak masih belum terpenuhi dengan baik, mulai dari hak hidup layak sampai pendidikan. Hal itu terbukti dengan banyaknya kasus kekerasan terhadap...

News

Tengku Zul Ingatkan Ada Banyak Penguasa Diktator yang Tumbang, Sabar Kita Lihat

JAKARTA– Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustaz Tengku Zulkarnian mengingatkan penguasa untuk tidak berbuat zalim atau bertindak diktator. Tengku Zul menyebutkan beberapa diktator di dunia justru...

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Giatkan Pengawasan Laut dan Udara, Bea Cukai Aceh Rangkul Dit. Polairudda Polda Aceh

Banda Aceh- Sebagai negara yang dianugerahi pulau-pulau yang terhampar, Indonesia membutuhkan pengawasan laut dan udara yang ketat. Hal ini dilaksanakan salah satunya oleh Bea...

Sekretariat PDIP di Cileungsi Dibom Molotov

JAKARTA- Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal...

Gila! Ayah Pergi Melaut, Ibu dan Anak Kandung Indehoi di Rumah

BITUNG- Warga Kota Bitung, Sulawesi Utara dihebohkan dengan sebuah kasus hubungan terlarang antara seorang anak dan ibu kandungnya sendiri yang kedapatan telah berhubungan badan. Kasus...

Viral, Ibu Ini Hanya Hamil Satu Jam Langsung Melahirkan

TASIKMALAYA- Warga Kabupaten Tasikmalaya dibuat heboh dengan informasi seorang ibu yang mendadak hamil dan 1 jam kemudian melahirkan bayi laki-laki. Ibu itu bernama Heni Nuraeni...

Tinggal Landas, Garuda GA 613 Tergelincir

JAKARTA - External Communications Manager Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah mengaku tengah melakukan pendalaman atas informasi penyebab Garuda Indonesia tergelincir, malam ini (1/7) di Bandara...