Tonasa Harus Pindahkan Penampungan Batu Bara

FIN.CO.ID, PANGKEP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkep bersikap. Mereka meminta PT Semen Tonasa memindahkan lokasi penampungan batu bara yang selama ini meresahkan masyarakat.

KEPALA DLH Pangkep, Agussalim mengaku, ia kembali telah mengingatkan Semen Tonasa untuk turun langsung menangani keluhan warga itu. Hingga saat ini, debu masih terus dirasakan masyarakat sekitar.

“Harus segera ditindaklanjuti, ini tidak bisa dibiarkan. Masyarakat terdampak,” ungkapnya, Kamis, 26 September.

Agussalim juga meminta perusahaan untuk memindahkan lokasi penampungan batu bara, agar semakin menjauh dari permukiman warga Kampung Biringkassi, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro. Itu agar debunya tidak berdampak kepada warga.

Sementara itu, pihak perusahaan mengaku sudah melakukan pemindakan penampungan. Sayangnya, jaraknya hanya berbeda puluhan meter. Jika sebelumnya hanya berjarak 12 meter dari pagar, kini dibuat pada jarak 52 meter.

Kepala Biro Humas PT Semen Tonasa, Subhan menjelaskan, relokasi itu dilakukan agar semakin menjauhkan dari permukiman warga yang jaraknya 10 meter hingga 100 meter dari permukiman.

“PT Semen Tonasa telah melakukan perbaikan-perbaikan baik terhadap peralatan maupun manajemen pembongkaran yang berdampak signifikan terhadap penanganan debu batu bara,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya telah membangun fasilitas penampungan batu bara yang dapat meminimalisir debu saat pengisian trul. “Kita juga sudah melakukan pemasangan arah angin atau windshock dan alarm sebagai instrumen bagi operator secara otomatis, agar dapat berhenti saat angin kencang mengarah ke permukiman warga,” terangnya.

(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here