Bukan Sekadar Derby

FIN.CO.ID, MILAN – Derby della Madonnina musim ini kembali mempertemukan Inter dengan rival sekota, AC Milan dalam giornata ke 4 Serie A di San Siro, Minggu (22/9) dini hari. Anak asuh Antonio Conte belum terkalahkan. Nerazzurri pun berambisi melanjutkan trek sempurnanya untuk mengokohkan posisinya di puncak klasemen. Sementara, Milan bak tim semenjana masih tergopoh-gopoh mengejar empat besar.

AC Milan membuka musim 2019-20 dengan hasil minor. Skuat Marco Giampaolo kalah tipis 1-0 oleh Udinese. Baru di dua laga selanjutnya, kepercayaan diri Suso dan kolega kembali lewat dua kemenangan melawan tim promosi (1-0) dan Verona (1-0). Raihan dua gol dari tiga pertandingan menunjukkan I Rossonerri belum siap.

Apalagi, bomber Milan Krzysztof Piatek baru menjaringkan gol pertamanya musim ini. Gol itu datang dari titik penalti saat laga kontra Verona yang diperkuat 10 orang, Minggu (16/9) lalu.

Dilansir dari Football Italia, gelandang AC Milan Lucas Biglia menganggap laga dini hari nanti bukan sembarang derby melainkan laga bak Liga Champions.

“Ini adalah pertandingan kota dan ditonton di seluruh dunia,” kata gelandang itu kepada Milan TV.

“Kami beruntung tidak memenangkan derby musim lalu dan berharap mendapatkan kemenangan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri kami,” tambahnya.

Ya, pada derby kedua mereka di Serie A musim 2018-2019, AC Milan keok 1-0 dari Inter. Gol lahir dari sontekan Mauro Icardi di penghujung pertandingan. menandaskan mimpi

Kami merasa sangat buruk setelah gagal lolos ke Liga Champions dan berharap kami bisa menebusnya untuk para penggemar musim ini, karena mereka selalu mendukung kami,” ujar pemain berpaspor Argentina itu.

“Milan termasuk dalam Liga Champions dan kami harus mengembalikan klub ke tempat terhormat, ” sambungnya.

Sementara Inter berhasil take off dengan baik lewat tiga kemenangan beruntun. Hasil irtu membuat Antonio Candreva dan kawan-kawan masih duduk cantik di puncak klasemen.
Skuat Antonio Conte baru merasakan hasil imbang saat menjamu Klub Ceko, Sparta Prague di matchday pertama grup F Liga Champions, Rabu (18/9) dini hari.

Inter telah mencetak delapan gol dari empat pertandingan di semua kompetisi. Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez masih menjadi bintang lapangan. Termasuk gol semata wayang Stefano Sensi saat laga versus Udinese membuat Nerazzuri menggeser posisi Juventus untuk sementara.

Saat laga melawan Slavia Praha, Inter cukup ketar ketir. Mereka hampir kalah, tapi late goal Nicolo Barella berhasil menyelamatkan satu poin. Conte tentu mengharapkan performa lebih solid diderbynanti.

(fin/tgr)