Kulit Kayu Jawa Cegah Infeksi

FIN.CO.ID, MAKASSAR – Ada banyak tanaman di Indonesia yang berfungsi sebagai antioksidan. Hal ini juga ditemukan pada tanaman Kayu Jawa.

Alumnus Jurusan Farmasi, Universitas Islam Negeri Alauddin, Nurul Izzya melakukan uji aktivitas antioksidan dari fraksi heksan kulit batang kayu jawa menggunakan metode kromatografi lapis tipis.

Ditemukan ada potensi antioksidan. kita lihat dari perubahan warna putih kekuningan berlatar belakang ungu pada plat KLT setelah disemprot DPPH, jelasnya.

Sampel yang diambil merupakan kulit batang utama atau cabang diambil tidak secara melingkar agar pohon tetap hidup. Serta dikeringkan untuk menghindari pertumbuhan mikroba karena area lembap dan berair akan mudah ditumbuhi mikroba dan jamur.

Kulit Kayu jawa dapat digunakan untuk mengobati luka, bekas memar karena kandungan antibakteri, antiinflamasi sehinga dapat menekan tumbuhnya bakteri dan mencegah infeksi pada luka. sehingga, kesembuhan luka dapat dipercepat.

Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya senyawa flavonoid dalam batang jayu jawa yang juga berperan dalam penyembuhan luka dengan menghentikan perdarahan yaitu melalui mekanisme vasokontriksi pada pembuluh darah, penangkal radikal bebas, penghambat hidrolisis dan oksidasi enzim, serta antiinflamasi.

Antioksidan juga dapat melawan bahaya radikal bebas sehingga bisa mencegah penyakit jantung dan kanker. Tanaman kayu jawa bisa digunakan dengan cara ditumbuk ataupun direbus untuk obat luar, luka dalam atau pasca persalinan.

(Ind/lin)