Man United v Astana: Panggung Pelapis

FIN.CO.ID, MANCHESTER – Manchester United akan menjamu klub Kazakhstan, Astana di laga perdana Grup L Liga Eropa, dini hari nanti. Pertandingan ini akan menjadi panggung para pemain pelapis Setan Merah.

OPSI memainkan pemain pelapis menghadapi Astana di Old Trafford adalah pilihan paling realiastis bagi Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer. Itu karena ia telah memilih starting XI yang hampir selalu sama dalam lima laga Premier League musim ini.

Pada saat bersamaan, beberapa pilar mereka memang masih berjuang pulih dari cedera. Nama-nama seperti Diogo Dalot, Eric Bailly, Luke Shaw, Paul Pogba, Jesse Lingard, hingga Anthony Martial semuanya absen saat United menang 1-0 atas Leicester City di Teater Impian, akhir pekan lalu.

Sergio Romero bisa menjadi pilihan di bawah mistar untuk menggantikan David De Gea. Di lini pertahanan, Phil Jones dan Marcos Rojo yang belum bermain musim ini bisa merumput bersama Axel Tuanzebe setelah turun sebagai pemain pengganti melawan The Fox.

Solskjaer memiliki banyak opsi di lini tengah. Akan tetapi, ia kemungkinan akan memilih memainkan Fred sebagai starter. James Garner adalah pilihan lain untuk posisi itu setelah penampilannya yang mengesankan bersama tim U-23 musim ini.

Dalam peran penggedor, lulusan Akademi MU, Tahith Chong, Angel Gomes, dan Mason Greenwood punya kans bermain. Jesse Lingard yang dikeluarkan dari skuat melawan Leicester akibat belum sepenuhnya bugar juga bisa kembali mencoba mengesankan sang manajer di Liga Europa ini.

Solskjaer sendiri sejak awal sudah menyusun rencana menjadikan Liga Eropa sebagai panggung untuk menempa pemain mudanya. Ini cara kami dapat menggunakan skuat dan beberapa pemain muda akan memainkan pertandingan ini, katanya di situs resmi MU.

Kendati begitu, legenda MU itu menegaskan target mereka selalu memenangkan pertandingan dan menjadi jawara di akhir kompetisi. Kami memenangkannya beberapa tahun yang lalu dan itu bisa menjadi jalan ke Liga Champions untuk musim depan, jelasnya.

Ambisi sama dilontarkan bek MU, Diogo Dalot. Menurutnya, walaupun turnamen kelas dua Eropa, ini tetap kompetisi bergengsi. Tentu saja ini adalah kompetisi besar. Jika ada tim yang memenangkannya, itu akan menjadi prestasi yang hebat, kata bek Portugal itu kepada United App.

Di kubu Astana, meski datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Shakhter Karagandy dan telah memenangkan empat dari lima pertandingan terakhirnya, mereka tak ingin muluk-muluk di Old Trafford. Pelatih Astana, Roman Hryhorchuk mengatakan, mereka tahu siapa calon lawan mereka.

Saya tidak berpikir bahwa saya akan mengatakan sesuatu yang baru. Kami memahami bahwa kami akan bermain dengan tim teratas. Hingga saat ini, tim Kazakhstan belum pernah menghadapi tim di Liga Premier Inggris. Artinya, ini merupakan peristiwa penting, kata Roman Hryhorchuk di report.az.

Prakiraan Pemain

Manchester United (4-2-3-1): Romero; Young, Jones, Tuanzebe, Dalot; McTominay, Fred; Chong, Mata, Pereira; Greenwood

Astana (4-4-2): Eric; Shomko, Rukavina, Postnikov, Simunovic; Muzhikov, Mayewski, Tomasov, Sigurjonsson; Dorin Rotariu, Roman Murtazayev

(amr/ian)