JAKSEL PARTY BEGIN!

LAY UP: Pemain SMA Al-Izhar, Rayhan Alfaro (jersey nomor 8) tampil gemilang saat mengalahkan SMA Labschool Kebayoran dengan torehan 11 poin dan 4 rebound. (Foto: DBL)

JAKARTA – Animo luar biasa ditunjukkan warga Jakarta Selatan. Menyambut Honda Developmental Basketball League (DBL) 2019 DKI Jakarta Series-South Region. Opening party yang digelar di GOR Bulungan, mulai Selasa (17/9) kemarin benar-benar menjadi ‘pesta’ penggemar basket Jaksel. Ribuan penonton secara bergiliran memadati tribun. Hampir tidak menyisakan kursi kosong.

Ya, bukan hanya warga sekolah yang ikut memeriahkan. Keluarga dan orang tua, serta para guru juga ikut larut dalam atmosfer keseruan. Pesta pembukaan Honda DBL 2019 Seri Jaksel ini menyajikan empat laga seru. Diawali laga putri antara SMAN 70 versus SMAN 43. Serta tiga laga sengit kelompok putra.

MENAWANN: Forthix (nama tim dance SMAN 43) menampilkan karakter putri Jasmine pada UBS Gold Dance selasa (17/9).

Keseruan tingkah laku suporter dari masing-masing tim yang bertanding, menjadi sorotan sendiri di meriahnya opening party wilayah Jaksel. Para pendukung all out menyambut South Region sehingga membuat GOR Bulungan full house. Menunjukkan beragam koreografi, meneriakkan chant atau yel-yel tanpa henti, serta menghadirkan maskot sekolah.

Ada satu pemandangan berbeda saat laga pembuka antara tim putri SMAN 70 Jakarta kontra SMAN 43 Jakarta. Armada Bulungan (nama suporter SMAN 70) membuat koreografi 3D sosok Poseidon lengkap dengan trisulanya di tengah tribun. Ada lagi tingkah seru dari Baster Patig (nama suporter SMAN 43) yang membentangkan giant flag bertuliskan dukungan terhadap sekolahnya yang bertanding.

Bertepatan dengan itu, srikandi Seventy (julukan SMAN 70) pun berhasil menumpas perlawanan SMAN 43 Jakarta. Tampil di hadapan publik sendiri, Savira Alifa dkk bermain lepas. Bermain di laga pembuka, tahun ini putri Seventy menebus kegagalan di laga opening tahun lalu. Tim polesan Abdul Karim tampil trengginas. Seventy memperoleh kemenangan meyakinkan atas Fourthix (julukan SMAN 43) dengan skor akhir 56-7.

TIP OFF: Pertandingan tim putri SMAN 70 Jakarta (jersey terang) versus SMAN 43 Jakarta (jersey Gelap) menjadi rangkaian pembuka Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-South Region.

Full court defense man to man diterapkan sejak awal laga oleh Seventy. Tiga menit awal pertandingan berjalan Seventy sudah unggul 10 poin. Para srikandi Fourthtix dibuat tak berkutik. Empat kali beruntun mereka terjebak 8 second violation. Seventy terus mengurung sepanjang laga. Empat poin dari dua forwarda Seventy, Inas Fathinah dan Raina Wulandari menutup pesta kemenangan Seventy atas Fourthix.

“Anak-anak bermain lepas dari awal pertandingan. Mereka semangat didukung ratusan suporternya, Saya cukup senang dengan hasil ini. Ini jadi torehan positif untuk tim,” ucap pelatih Seventy, Abdul Karim.

AIPL Taklukan Labsky

Awal menyakinkan ditunjukkan Runner-up putra South Region musim lalu, SMA Al-Izhar Pondok Labu. Anak-anak AIPL (julukan SMA Al-Izhar) melewati rintangan pertama dengan menundukkan perlawanan sengit Labsky (julukan SMA Labschool Kebayoran) dengan keunggulan 40-29.

GEMURUH: Baster Patig (nama supporter SMAN 43) mengibarkan Giant Flag sebagai tanda dukungan kesayangannya berlaga.

Kedua tim sama-sama ngotot mencuri kemenangan di menit awal. Dua tembakan free throw dari pemain andalan AIPL Khairan Darajat membuka keunggulan AIPL. Walaupun skor dibuka oleh Khairan namun bintang lapangan layak disematkan pada forwarda andalan AIPL, Rayhan Alfaro. Student athlete berusia 16 tahun itu menorehkan 11 poin disertai 4 rebound.

Setelah half time AIPL tak banyak memberi celah bagi lawannya. Fastbreak yang dilancarkan AIPL kerap menyulitkan Labsky untuk mengejar ketertinggalan. Kuarter akhir menjadi momen paling panas, sedikit demi sedikit Labsky memangkas poin. Meski dapat menipiskan jarak poin, AIPL yang ngotot sejak awal membuktikan kualitas gelar runner up.

Tembakan akurat sang Kapten Rhasaan Habibie menutup pertandingan panas ini dengan kemenangan untuk AIPL dengan skor 40 – 29 atas Labsky.  “Kami play as a team aja, dan kami berhasil menerapkan game plan dan latihan kami di lapangan tadi,” ungkap Coach Athini Mardlatika ditemui usai laga. (ful/fin)