DPO Penipuan CPNS Jambi Ditangkap

FIN.CO.ID, JAKARTA – Buronan terpidana penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 di Kabupaten Muara Bungo, Jambi dibekuk Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi. Buronan tersebut adalah Yahya bin Arsyad.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejaksaan Agung, Dr Mukri mengatakan terpidana Yahya bin Arsyad ditangkap tanpa perlawanan.

“Ditangkap ketika sedang makan di warung soto, Jakarta Muara Bulian, Kabupaten Batanghari Jambi, pada hari ini Senin, 9 September 2019 sekira pukul 11:30 WIB,” katanya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/9).

Setelah ditangkap, terpidana Yahya selanjutnya oleh Jaksa Kejaksaan Negeri Jambi dieksekusi dengan dimasukan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II Jambi untuk menjalani hukuman selama 3 tahun penjara.

Terpidana Yahya bin Arsyad dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak bulan Oktober 2016 oleh Kejaksaan Negeri Jambi, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 13/PID/2015/PT.JMB tanggal 27 Mei 2015. Yahya bin Arsyad dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 di Kabupaten Muara Bungo sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan dijatuhi pidana penjara selama 3 (tiga) tahun.

Bahwa perbuatan terpidana Yahya bin Arsyad mengakibatkan korban Kely dan kawan kawan mengalami kerugian sebesar Rp 70.000.000.

“Penangkapan ini menegaskam bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan. Program Tangkap Buronan (Tabur 31.1) Kejaksaan RI berhasil mengamankan buronan ke-120 di Tahun 2019,” tutupnya.

(lan/gw/fin)